Jadwal Knockout Stage M7 MLBB 23 Januari: Alter Ego Jaga Asa Indonesia, Aurora Uji Kekuatan Team Liquid PH

Dua pertandingan panas tersaji di Knockout Stage M7, 23 Januari 2026. Aurora Gaming menghadapi Team Liquid PH, sementara Alter Ego berjuang menjaga asa Indonesia saat melawan Team Secret.

Diterbitkan 23 Januari 2026, 09:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Empat tim esports Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) akan mengadu nasib mereka di hari keempat babak Knockout Stage M7 World Championship, Jumat (23/1/2026).

Persaingan untuk berlaga di M7 pun semakin mengerucut, setelah Aurora Gaming PH memastikan diri sebagai tim pertama melaju ke final upper bracket usai menurunkan Selangor Red Giants ke lower bracket di laga sebelumnya.

Kini, empat tim esports tersisa akan bertanding di hari ini. Mimpi dua tim untuk berlaga di panggung dunia M7 dipastikan akan berakhir. Sementara itu, dua tim lainnya selangkah lebih dekat ke trofi juara M7.

Lalu tim ML mana saja dan jam berapa mereka bertanding? Berikut adalah jadwal Knockout Stage M7 hari ini, 23 Januari 2026.

  • Aurora Gaming vs Team Liquid PH - 15.00 WIB
  • Alter Ego vs Team Secret - 19.00 WIB

Dua pertandingan hari ini sudah dipastikan berjalan sengit dan panas, karena sudah memasuki tahap krusial. Kesalahan kecil saja berpotensi untuk mengakhiri mimpi mereka untuk lanjut ke final M7.

Pertandingan pembuka mempertemukan Aurora Gaming dari Turkiye melawan Team Liquid PH. Sejak Swiss Stage, Aurora tampil konsisten dan disiplin. Mereka beberapa kali mematahkan prediksi dengan permainan objektif rapi dan eksekusi team fight yang matang.

Kini, mereka harus berhadapan dengan “Sang Raja Terakhir”. Team Liquid PH datang dengan status tim unggulan dan membawa ambisi Golden Road.

Pastinya, laga ini akan menguji apakah Aurora mampu menjaga momentum, atau justru Liquid melangkah mantap ke babak selanjutnya.

Pertarungan selanjutnya adalah Alter Ego vs Team Secret. Perhatian publik Indonesia dipastikan tertuju pada tim yang dipimpin oleh Nino ini. Jadi satu-satunya wakil Tanah Air yang masih bertahan di M7.

Bagi El Familia, laga ini lebih dari sekadar pertandingan. Ini adalah kesempatan terakhir menjaga peluang membawa pulang trofi M7 ke Indonesia.

Kedua pertandingan hari ini menjanjikan intensitas tinggi sejak menit awal. Tekanan mental, disiplin objektif, dan keputusan di momen team fight akan menjadi penentu siapa yang pulang dan siapa yang lanjut ke final M7.

Onic Gugur di M7 MLBB Usai Lawan Team Liquid PH

Onic Gugur di M7 MLBB, Team Liquid PH Kian Dekat Wujudkan Mimpi Golden Road. (Doc: MPL Indonesia | YouTube)

Pertarungan Onic vs Team Liquid PH di babak Knockout Stage M7World Championship berjalan dengan sengit dan mendebarkan. Banyak fans Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) menganggap pertemuan kedua tim sebagai duel early finals.

Laga kedua Knockout Stage M7 yang digelar hari ini, Kamis (22/1/2026), menjadi sorotan, terutama bagi pendukung Onic di Indonesia berharap sang raja langit bisa membalas pertemuan sebelumnya dengan tim asal Filipina tersebut.

Di sisi lain, Team Liquid PH tampil di M7 dengan misi besar. Target mereka jelas, yakni Golden Road. Sanford, Karltzy, Sanji, Jaypee, dan Oheb mengincar title juara M7 untuk melengkapi koleksi trofi mereka di tahun ini. 

Game 1: Team Liquid PH Bermain Agresif 

Sejak early game, kedua tim langsung bermain agresif dengan tempo cepat team fight di area river. Onic sempat lebih unggul dalam beberapa momen, tapi Team Liquid PH perlahan mengambil alih kendali pertandingan. 

Pergerakan Sanford, Karltzy, Sanji, Jaypee, dan Oheb yang selalu kompak membuat Kiboy dkk kesulitan membaca dari mana arah serangan akan muncul.

Di saat sang raja langit bergerak sendiri-sendiri, Team Liquid PH terlihat bergerak bersama. Sanji menjadi kunci di game pertama ini dengan hero power-nya, yakni Pharsa.

Selalu berada di bagian belakang garis serangan rekan setimnya, membuat Onic kesulitan untuk menumbangkan Sansji. Setiap team fight, serangan dari Pharsa menjadi pembeda.

Gempuran TLPH pun semakin sulit dibendung, Kairi dkk harus menyerah di game pembuka dengan skor 1-0.

Game 2: Dominasi Team Liquid PH Masih Berlanjut

Onic Gugur di M7 MLBB saat melawan Team Liquid PH. (Doc: MPL Indonesia | YouTube)

Sanford membuka game kedua ini dengan mendapatkan first blood ke arah pemain Onic saat perebutan turtle. Pola permainan Team Liquid PH pun tidak berubah. Mereka dapat dengan mudah menguasai jalannya pertandingan sejak early.

Sanz dkk sempat memberikan perlawanan. Namun, perolehan dua turtle yang didapat Team Liquid PH membuat mereka unggul dari sisi rotasi dan objektif.

Team Liquid PH bermain lebih rapi dalam eksekusi, dan menutup game kedua dengan kemenangan 2-0.

Game 3: Onic Bangkit dengan Permainan Cepat

Onic berusaha bangkit. Diawali dengan first blood, momentum ini langsung dimanfaatkan tim berjuluk landak kuning ini dengan baik dan sempurna.

Kairi dengan hero Yi Sun-shin tampil dominan. Wakil Indonesia ini mampu mengamankan turtle dan beberapa kill penting di early game. Efek snowballing mulai terasa dan membuat TLPH keteteran.

Onic menutup game ketiga ini dengan kemenangan meyakinkan. Skor berubah menjadi 2-1 dan harapan kembali terbuka.

Game 4: Team Liquid PH Cukur Onic

Kedua tim bermain lebih berhati-hati di game penentuan ini. Hingga menit keempat belum ada first kill. Skylar akhirnya memecah kebuntuan dengan menumbangkan Oheb.

Namun, wakil Filipina ini kembali menunjukkan kualitas mereka dalam membaca strategi lawan dan mengeksekusi serangan balasan dengan baik.

Sulit menemukan celah untuk membalikkan keadaan, Onic pun harus mengakhiri perjalanan mereka di M7 setelah Jaypee dkk mengamankan kemenangan 3-1.

Berbekal kemenangan ini, Team Liquid PH selangkah lebih dekat mewujudkan mimpi Golden Road mereka. Sementara itu, Onic harus puas mengakhiri perjuangan di panggung dunia tahun ini.

Infografis Dampak Bermain Game Berlebihan