Malware Infostealer Intai Transaksi Online, Begini Cara Lindungi Data dari Hacker

Infostealer mengincar data pelanggan dan bisnis lewat malware. Midtrans bagikan tips aman bertransaksi online agar pelaku usaha terhindar dari ancaman siber ini.

Diterbitkan 14 Agustus 2025, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Transaksi digital di Indonesia semakin meningkat setiap tahun, diiringi dengan semakin maraknya ancaman siber menyerang konsumen.

Salah satu aksi serangan siber yang marak terjadi adalah penyebaran malware mampu mencuri data pelanggan dan akun bisnis, yakni Infostealer.

Berdasarkan laporan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) saja, pada 2024 ada 330,5 juta anomali trafik jaringan/komunikasi di Indonesia, dimana 24,5 persen di antaranya adalah serangan malware.

Malware Infostealer kerap menyusup lewat email phishing atau unduhan dari situs tidak resmi, lalu mencuri data sensitif atau pribadi berujung kerugian finansial.

Midtrans: Keamanan Digital Bukan Pilihan, tapi Keharusan

Berkaca dari semakin maraknya penyebaran malware Infostealer ini, Midtrans, sebagai penyedia layanan pembayaran digital berusaha mengedukasi pelaku usaha.

Harapannya, pelaku usaha bisa lebih waspada terhadap serangan siber malware Infostealer dan lainnya.

 

Midtrans: Sistem Perlindungan Canggih Tetap Butuh Peran Pengguna

Ilustrasi Keamanan Siber, Kejahatan Siber, Malware. Kredit: Elchinator via Pixabay

Direktur Midtrans, Boan Sianipar, menegaskan teknologi keamanan canggih tetap membutuhkan peran pengguna.

“Sistem perlindungan canggih tetap membutuhkan peran pengguna dalam menjaga data mereka,” ujar Boan dalam keterangan resminya, Kamis (14/8/2025).

Dia menambahkan, "Kami terus memberikan informasi, edukasi, dan panduan agar pelaku usaha memahami risiko siber serta langkah pencegahannya."

 

Tips Aman Cegah Infostealer

Malware. Foto: codepolitan

Lalu bagaimana caranya agar terhindar dari serangan siber malware ini? Midtrans membagikan tips aman untuk mencegah Infostealer mencuri data Anda.

  1. Install antivirus
  2. Update password atau kata sandi secara berkala dan jangan pakai kata sandi sama di berbagai sistem
  3. Hindari mengklik tautan mencurigakan, apalagi ketika dapat email tak dikenal.
  4. Aktifkan Two-Factor Authentication (2FA)
  5. Unduh aplikasi dari sumber resmi
  6. Aktifkan firewall dan update browser

Tak hanya itu, perusahaan juga menyarankan agar pelaku usaha menerapkan keamanan berlapis seperti auto logout setelah 30 menit aktif hingga akun otomatis dikunci jika terdeteksi tiga kali percobaan login tidak berhasil.

 

Keamanan Bertransaksi Belanja Online Sangat Penting

Ilustrasi malware. (Doc: Science ABC)

Fokus terhadap keamanan bertransaksi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan harus dijadikan sebagai bagian dari strategi bisnis.

Melalui dukungan teknologi keamanan canggih, Midtrans dapat membantu para pemilik usaha menghadapi tantangan siber secara lebih tangguh dan siap menjadi mitra pertumbuhan bisnis pengguna.