Sukses

Top 3 Tekno: Jaringan Telekomunikasi Terdampak Gempa Cianjur Paling Dicari

Liputan6.com, Jakarta - Artikel soal kondisi jaringan telekomunikasi akibat gempa Cianjur, paling dicari pembaca kanal Tekno Liputan6.com, Senin (21/11/2022).

Pembaca juga banyak yang mencari artikel, antara lain soal iQOO 11 5G lolos TKDN hingga mengenal teknologi semi-automated offside di Piala Dunia Qatar 2022.

Lebih lengkapnya bisa cek di bawah ini.

1. Kondisi Jaringan Telekomunikasi Akibat Gempa Cianjur: 2 BTS Smartfren Mati, XL Axiata Sempat Terganggu

Kerusakan bangunan SDN Cugenang akibat gempabumi di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, Senin (21/11). (BPBD Kabupaten Cianjur)

Gempa Magnitudo 5,6 mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022), pukul 13.21 WIB.

Badan Meteoroogi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut lokasi gemba berada di 6.84 LS,107.05 BT (10 km Barat Daya Kabupaten-Cainjur-Jabar), dengan kedalaman 10 km.

Gempa dirasakan kuat hingga ke Jakarta, Tangerang, Bekasi, bahkan Banten dan Bogor.

Terkait musibah ini, sejumlah infrastruktur di Cianjur dan sekitarnya mengalami gangguan, termasuk jaringan komunikasi.

Baca Selengkapnya di Sini

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 3 halaman

2. iQOO 11 5G Lolos TKDN, Siap Debut di Indonesia

iQOO mengumumkan iQOO 11 5G akan menjadi debut mereka untuk pasar Indonesia. (Dok: iQOO)

iQOO 11 5G telah mengantongi serifikat Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian.

Berdasarkan deskripsi sertifikat TKDN di situs P3DN (Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri), iQOO 11 5G ini memiliki nilai TKDN 35,98 persen.

Dari pantauan Tekno Liputan6.com di situs Kemenperin, setifikat dengan nomor 5459/SJ-IND.8/TKDN/10/2022 diajukan oleh PT.Vivo Indonesia.

Baca Selengkapnya di Sini

 

3 dari 3 halaman

3. Mengenal Teknologi Semi-Automated Offside yang Pertama Kali Hadir di Piala Dunia Qatar 2022

Al-Rihla, Bola Piala Dunia 2022. (Pic:Timenews)

Gelaran Piala Dunia Qatar 2022 menerapkan teknologi semi-automated offside untuk melengkapi penggunaan VAR (Video Assistant Referee).

Ini merupakan kali pertama teknologi semi-automated offside digunakan di gelaran Piala Dunia.

Dikutip dari Metro, Senin (21/11/2022), teknologi ini membantu tim VAR untuk menentukan keputusan offside secara lebih cepat dan tepat, sehingga membantu alur permainan berjalan lebih lancar.

Baca Selengkapnya di Sini

(Ysl/Isk)

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.