Sukses

Spotify Bakal Pisahkan Tombol Play dan Shuffle untuk Pelanggan Premium

Liputan6.com, Jakarta - Spotify baru saja mengumumkan adanya perubahan tampilan bagi mereka para pelanggan Premium. Lewat perubahan ini, Spotify memisahkan tombol play dan shuffle yang biasanya digabung berada di atas daftar putar atau laman seorang musisi.

Seperti dikutip dari The Verge, Rabu (3/8/2022), tombol tersebut saat ini ditampilkan menjadi satu. Namun dalam beberapa minggu ke depan, pelanggan premium di Android dan iOS akan melihat tombol yang terpisah.

"Perubahan baru ini akan memungkinkan Anda memilih mode yang diinginkan di atas playlist dan album, lalu mendengarkannya sesuai keinginan," tulis Spotify dalam unggahan terbaru di blog-nya.

Keberadaan tombol shuffle yang ada di Spotify memang menjadi salah satu perhatian pengguna. Sebab, tombol yang ada sekarang kerap membingungkan.

Saat ini, aplikasi Spotify di Android dan iOS menampilkan tombol Play besar yang digabung dengan tombol Shuffle kecil, sehingga pengguna kesulitan untuk memutar lagu dari urutan pertama.

Dengan adanya perubahan tampilan ini, pengguna dapat lebih mudah memilih untuk memutar lagu secara acak atau sesuai urutan. Hanya, fitur ini memang ditujukan bagi pelanggan Premium saja, sedangkan versi gratis tidak akan mendapatkannya.

Pada tahun lalu, Spotify juga berhenti mengacak pemutaran lagu-lagu album secara default. Menurut laporan BBC, keputusan Spotify menghilangkan tombol shuffle di album page ini dilakukan atas permintaan dari penyanyi Adele.

Sebelumnya, ketika melihat album di Spotify, pengguna akan melihat ikon shuffle kecil di dalam tombol "Play". Hal ini memperlihatkan, aplikasi streaming musik ini mulai memutar lagu-lagu di album dalam urutan acak, padahal pemutaran lagu secara acak tidak selalu diinginkan oleh pengguna.

Untuk itu, dengan perubahan tersebut, ketika pengguna menekan tombol "Play" di tampilan album, lagu-lagu akan diputar secara berurutan sesuai treknya. Hal ini berlaku selama pengguna berlangganan layanan Premium Spotify.

Kendati demikian, pengguna masih bisa mengaktifkan mode acak dengan mengaktifkan ikon "Shuffle", saat melihat trek individual. Adele sendiri meminta Spotify untuk mengubah fitur ini dengan alasan, album harus didengarkan dalam urutan tertentu.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Spotify Hadirkan Playlist Friends Mix, Apa Itu?

Sebelumnya, Spotify mengumumkan peluncurkan fitur playlist baru yaitu Friends Mix. Di sini, pengguna dapat menemukan musik yang baru berdasarkan lagu-lagu yang populer di antara teman-teman terdekatnya.

"Sosok teman terdekat seringkali menjadi tempat andalan kita untuk mendapatkan rekomendasi musik yang tepat," tulis Spotify dalam siaran persnya, ditulis Minggu (31/7/2022).

Untuk di Indonesia, Spotify menemukan lebih dari 200 ribu user-generated playlists dengan kata "friend" pada nama atau deskripsinya. Dalam setahun, ada lebih dari 24 juta streams untuk playlist semacam ini di Indonesia.

Menurut platform streaming musik dan podcast besutan Daniel Ek dan Martin Lorentzon ini, fenomena tersebut lebih relevan untuk Generasi Z, di mana mereka jadi kelompok usia paling banyak memutar playlist-playlist tersebut.

Atas dasar inilah Spotify sebelumnya juga merilis Blend, kemudian dilanjutkan dengan menghadirkan Friends Mix.

Spotify menyebut, Friends Mix merupakan personalized playlist terbaru dibuat khusus untuk setiap pendengar, berdasarkan Blends yang telah mereka buat bersama teman-teman terdekatnya.

Lewat daftar putar terkurasi ini, pendengar bisa menemukan musik baru dan mungkin disukai. Selain itu, pengguna juga bisa "menemukan" apa yang sedang dirasakan teman mereka, hanya dengan melihat lagu muncul di playlist itu.

3 dari 4 halaman

Cara Bikin Friends Mix

Spotify mengungkapkan, Friends Mix diperbarui setiap hari. Daftar putar ini juga dirancang untuk terus berkembang seiring dengan pendengar dan teman-temannya.

Playlist ini sekarang tersedia untuk pengguna yang telah membuat tiga atau lebih Blend, yang beranggotakan dua orang.

Untuk mendapatkan Friends Mix, pengguna dapat mengunjungi Made for You Hub di profil Spotify. Jika belum menemukannya, pengguna bisa mulai membuat Blend bersama dengan temannya.

Berikut ini langkah-langkah membuat Blend dan Friends Mix di Spotify:

  1. Ketik “Blend” pada tab pencarian di Spotify. Kemudian, tekan “Invite” untuk memilih teman yang ingin kamu undang untuk membuat playlist Blend ini.
  2. Ketika temanmu sudah menerima undangan tersebut, Spotify akan membuat playlist Blend. Playlist tersebut berisi rekomendasi lagu yang merefleksikan selera musikmu dan temanmu. Kamu bahkan bisa melihat lagu yang ditambahkan khusus untukmu ataupun temanmu.
  3. Jika temanmu sudah bergabung, kalian akan mendapatkan custom share card yang bisa kamu bagikan di media sosial. Nantinya, playlist Blend kamu akan diperbarui setiap harinya.
  4. Apabila kamu sudah membuat tiga Blend yang berisikan dua orang (termasuk kamu), kamu bisa mendapatkan Friends Mix, playlist khusus dari Spotify yang dikurasi hanya untukmu, dalam laman Made For Us. Di sana, kamu akan menemukan lagu-lagu yang dikombinasikan dari seleramu dan selera temanmu.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

4 dari 4 halaman

Pengguna di Indonesia Bisa Nonton Video Podcast di Spotify

Selain itu, Spotify resmi mengumumkan fitur baru yang bisa dinikmati para pengguna di Indonesia, yakni Video Podcast. Sesuai namanya, fitur ini memungkinkan pengguna menonton video podcast dari para kreator favoritnya.

Untuk diketahui, fitur Video Podcast sendiri sudah rilis pada 2021 di sejumlah negara dan kini Spotify memperluas cakupannya, termasuk ke Indonesia.

Menurut Head of Studios Spotify Southeast Asia, Carl Zuzarte, pihaknya memang terus mencari cara baru untuk menambah pengalaman untuk mendekatan podcaster dengan pendengarnya.

"Dengan diperkenalkannya Video Podcast, Spotify ingin memberikan pengalaman yang lebih menyeluruh kepada penikmat podcast," tutur Carl dalam keterangan resmi yang diterima, Kamis (14/7/2022). Harapannya, inovasi ini bisa ikut memajukan industri podcast di Indonesia.

Sebagai permulaan, ada beberapa acara podcast populer yang sudah mendukung konten ini, seperti BKR Brothers, Do You See What I See, Rintik Sedu, Teman Tidur, Kita dan Waktu, RAPOT, The Friday Podcast (MAKNA Talks), Suara Puan, Mendoan, dan beberapa acara lainnya.

(Dam/Ysl)