Sukses

Review Oppo Reno7 Z 5G: Desain Retro nan Cantik, Hasil Foto Ciamik

Liputan6.com, Jakarta Oppo awal bulan Maret ini meluncurkan seri smartphone terbaru mereka yaitu Reno7 Series, di mana salah satu perangkat yang mengisi jajarannya adalah Oppo Reno7 Z 5G.

Selama sekitar sepekan hingga dua pekan terakhir, Tekno Liputan6.com berkesempatan untuk menjajal HP Oppo Reno7 Z 5G. Sebelum masuk lebih dalam, sekilas kita cek dulu spesifikasi dari smartphone ini.

Reno7 Z 5G mengusung desain ultra-slim retro yang memiliki bingkai samping data. Smartphone ini dipersenjatai dengan chipset Snapdragon 695 5G dengan RAM 8GB dan ROM 128GB.

Oppo menghadirkan desain Dual Orbit Light di Reno7 Z 5G. Selain untuk kebutuhan fungsional, fitur ini sekaligus nostalgia Oppo pada dua breathing light yang diperkenalkan pada perangkat Find 7 di 2013.

Dua breathing light yang ada di bawah dua cincin dekorasi lensa akan menyala saat ada panggilan masuk, notifikasi, atau meluncurkan game. Smartphone ini didukung baterai berkapasitas 4.500mAh dengan kemampuan 33W SuperVOOC.

Reno7 Z 5G memiliki layar AMOLED FHD+ berukuran 6,4 inci. Perangkat ini juga sudah mendapatkan sertifikasi Netflix HD dan Amazon HD Streaming.

Untuk fitur lainnya seperti dukungan 5G, NFC, fingerprint side-mounted, face unlock, ColorOS 12, dan Omoji. Berikut ini ulasan saya untuk smartphone ini.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 7 halaman

Desain

Desain tampaknya menjadi keunggulan Reno7 Z 5G. Kebetulan perangkat yang saya ulas memiliki varian warna Rainbow Spectrum, di mana bodi belakangnya terlihat seperti pelangi saat digerakkan.

Jika kamu lebih suka warna gelap, Reno7 Z 5G juga menyediakan varian warna Cosmic Black, tapi menurut saya, varian Rainbow Spectrum memang memiliki keunikannya tersendiri

Untuk desain, Reno7 Z 5G Rainbow Spectrum punya desain yang menampilkan kesan elegan dan fashionable. Cocok buat kamu yang suka warna ponsel unik dan jadi pusat perhatian.

Bodi belakangnya pun enak saat dipegang. Sedikit licin memang, tapi lumayan bikin nyaman dan tidak meninggalkan bekas sidik jari. Bobotnya juga ringan.

Selain itu, di varian Rainbow Spectrum, warna biru pada fitur Dual Orbit Light di bawah kamera seakan menjadi lebih "menyatu" dengan bodi smartphone ketika mereka menyala. 

Layar dan Audio

Soal layar, Reno7 Z 5G menurut saya bisa memberikan tampilan yang nyaman di mata, Begitu pula untuk main game atau nonton video pun masih cukup nyaman. Sayangnya, perangkat ini masih menawarkan refresh rate 60 Hz.

Sensitifitas layar juga lumayan memberikan pengalaman yang cukup menyenangkan. Begitu pula dengan Air Gesture-nya, meski saya agak cukup kesulitan mengingat saya baru pertama kali menjajal fitur ini.

Dari segi audio, meski hanya punya speaker mono, suara perangkat Reno7 Z 5G menurut terbilang cukup oke dan kencang. Audio yang dikeluarkan secara langsung dari ponsel pun tidak terlalu pecah.

3 dari 7 halaman

Performa

Sejauh pemakaian saya, tidak ada kendala atau bug yang saya temukan di Oppo Reno7 Z 5G. Untuk sekadar menonton video di YouTube atau browsing di internet cukup nyaman.

Sementara untuk gaming, bermain Mobile Legends: Bang Bang sekitar 15 menit dengan pengaturan grafik ultra pun masih lancar dan tidak menimbulkan panas di bodi perangkat.

Untuk bermain Pokemon Unite selama setengah jam dengan setting grafis rata kanan cukup membuat ponsel menghangat meski gim tidak mengalami lag, dan tidak bikin tangan terasa kepanasan.

Pada PUBG Mobile, bermain sekitar 15 menit dengan setting HD High cukup membuat hangat meski masih dalam batas wajar dan gim masih lancar tidak patah-patah.

Sayangnya, saya belum bisa menjajal kemampuan 5G dari smartphone ini, mengingat di lingkungan rumah saya belum tersedia jaringan ini. Berikut ini hasil penilaian untuk Oppo Reno7 Z 5G menurut Geekbench dan Antutu.

4 dari 7 halaman

Baterai

Dari segi performa, baterai di Reno7 Z 5G terbilang cukup awet bila tak digeber berlebihan, seperti contohnya untuk bermain game.

Untuk main MLBB 15 menit, baterai berkurang 5 persen dari 87 persen. Pada Pokemon Unite berkurang dari 99 persen menjadi 93 persen dalam waktu setengah jam. Sementara untuk PUBG Mobile setengah jam, daya berkurang 5 persen dari 70 persen.

Pada pemakaian biasa untuk nonton YouTube, download aplikasi, mendengarkan lagu selama tujuh setengah jam, baterai berkurang dari 100 persen menjadi 87 persen.

Pengisian Daya Super Cepat

Pengisian daya super cepat dengan teknologi SuperVOOC menjadi andalan Oppo untuk perangkat ini.

Dalam uji coba yang dilakukan pada Rabu (9/3/2022) siang, saya memulai pengisian daya baterai Oppo Reno7 Z 5G berada di posisi 34 persen pada pukul 12.11 WIB. Adapun, HP ini berkapasitas baterai 4500 mAh.

Saat melakukan pengisian daya menggunakan kepala charger dan kabel bawaan, fitur Dual Orbit Light yang terletak melingkar di sekitar kamera akan menyala.

Pukul 12.21, baterai di Oppo Reno7 Z 5G yang saya coba sudah terisi 55 persen, dengan kondisi WiFi menyala. Indikator menunjukkan daya sudah terisi 90 persen pada jam 12.50.

Tepat satu jam dari waktu awal mengisi, pada pukul 13.11, perangkat saya sudah penuh 100 persen.

Proses pengisian daya di Oppo Reno7 Z 5G memang terbilang cukup cepat jika dibandingkan dengan beberapa smartphone yang tidak memiliki fitur fast charging.

5 dari 7 halaman

Kamera

Oppo menyertakan tiga kamera belakang yang terdiri dari lensa utama 64MP High-Res, depth sensor 2MP, serta lensa makro 2MP. Kebutuhan selfie diserahkan pada kamera depan 16MP.

Hasil tangkapannya cantik dan cerah. Detail dalam foto pun juga terlihat cukup jelas. Yang saya sayangkan, kamera ultra wide absen dari jajaran lensa yang disematkan di fitur ini.

Berikut beberapa hasil foto menggunakan Reno7 Z 5G. Sebagai catatan, ukuran dari hasil foto mungkin berubah karena menyesuaikan tampilan dari laman Liputan6.com.

6 dari 7 halaman

Kesimpulan

Reno7 Z 5G bukan ponsel yang buruk dan tidak bisa dibilang biasa-biasa saja. Dia tetap memiliki segudang kemampuan yang oke, termasuk hasil fotonya yang ciamik, pengalaman audio yang memuaskan, dan tidak lupa desain yang cakep.

Namun, refresh rate 60 Hz, ketiadaan ultra-wide camera, hingga speaker yang masih mono, membuat saya agak bingung dengan harga Rp 6 jutaan yang diberikan untuk ponsel ini. Entahlah, mungkin 5G alasannya.

Jadi, ponsel ini cocok buat kamu yang mencari smartphone dengan desain unik yang indah, performa oke, hasil foto yang cantik, dan tentunya sudah mendukung 5G.

Apa yang saya jabarkan di sini merupakan pengalaman dan penilaian pribadi saya, terhadap Reno7 Z 5G. Setiap orang mungkin punya preferensi, asumsi, dan pengetahuan yang berbeda-beda soal ponsel ini.

(Dio/Isk)

7 dari 7 halaman

Infografis Duel Pasar Smartphone Tiongkok Vs Lokal