Pesawat Wisata Jatuh di Peru, 13 Orang Tewas

Pesawat yang membawa wisatawan Eropa jatuh di sebuah ladang di luar Kota Nazca, Peru.

Diterbitkan 02 Agustus 2026, 10:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Lima - Sebuah pesawat yang membawa wisatawan Eropa untuk melihat Nazca Lines, situs geoglif terkenal di Peru, jatuh di sebuah ladang di luar Kota Nazca pada Sabtu. Kecelakaan tersebut menewaskan 13 orang, menurut otoritas setempat.

Dikutip dari Associated Press, Minggu (2/8/2026), Pemerintah Kota Nazca menyatakan pesawat itu lepas landas dari Kota Ica dan dioperasikan oleh maskapai Peru, Aerodiana.

Melalui situs resminya, Aerodiana menyebut telah melayani penerbangan wisata di atas Nazca Lines selama 14 tahun menggunakan pesawat jenis Cessna Grand Caravan.

Nazca Lines merupakan kumpulan geoglif raksasa yang dibuat dengan menggores permukaan gurun di sekitar Nazca ratusan tahun lalu oleh penduduk asli Peru. Pola-pola tersebut membentuk berbagai gambar hewan yang hanya dapat dinikmati secara utuh dari udara atau dari menara pengamatan.

Kementerian Perhubungan Peru menyatakan para korban terdiri atas tujuh warga negara Italia berusia antara 18 hingga 54 tahun, dua warga Spanyol berusia 52 tahun, serta dua warga Jerman berusia 77 dan 78 tahun.

Dua korban lainnya adalah pilot Américo Salazar dan kopilot Irenka Guanilo del Carpio, sebagaimana tercantum dalam laporan resmi kementerian.

Presiden Peru Keiko Fujimori menyampaikan belasungkawa atas kecelakaan tersebut. Ia mengatakan pemerintah sedang mempertimbangkan penghentian sementara operasional bandara, meski keputusan itu baru akan diambil setelah menerima laporan dari kementerian terkait.

Sementara itu, pihak berwenang Peru menyatakan penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan. Hingga kini, Aerodiana belum memberikan tanggapan atas insiden tersebut.