Sukses

Rover Yutu 2 Temukan Objek Misterius di Bulan, Tanda Alien?

Liputan6.com, Jakarta - Tim ilmuwan luar angkasa dibuat kebingungan oleh foto yang diambil oleh kendaraan penjelajah atau rover Tiongkok bernama Yutu 2 di Bulan.

Adapun foto itu diambil Yutu 2 saat melintasi kawah Von Karman, di bagian sisi terjauh Bulan.

Mengutip Space.com, Selasa (7/12/2021), Yutu 2 memotret sebuah objek berbentuk kubus di cakrawala di utara dengan jarak sekitar 80 meter pada November 2021.

Karena penasaran dengan kubus misterius di Bulan tersebut, tim ilmuwan berniat untuk mengarahkan Yutu 2 ke objek tersebut.

Disebutkan, untuk mendekati objek itu rover Yutu 2 membutuhkan waktu setidaknya 2-3 bulan melintasi permukaan Bulan dan menghindari kawah.

Beberapa pihak memprediksi, benda misterius yang tertangkap Yutu 2 itu hanyalah sebatas batu besar hasil tumbukan dengan komet.

Apakah kubus misterius ini akan menjadi tanda kehidupan selain di Bumi, atau sebatas kejadian alam semata?

Pastinya, kita akan mengetahui secara pasti ketika rover Yutu 2 sampai di lokasi dalam waktu 2-3 bulan mendatang.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

NASA Tunda Pengiriman Manusia ke Bulan Hingga 2025

Yutu, rover buatan Tiongkok yang menemukan jenis batuan baru di bulan (sumber: newscientist.com)

Di sisi lain, NASA menunda target pengiriman kembali manusia ke Bulan hingga 2025. Sebelumnya lembaga antariksa Amerika Serikat ini menargetkan untuk mengirim manusia ke Bulan pada 2024.

Mengutip The Verge, Rabu (10/11/2021), penundaan ini disebut-sebut karena tuntutan hukum atas kontrak pendarat bulan dengan perusahaan-perusahaan pihak ketiga.

Selain itu menurut NASA, penundaan juga dilakukan karena perubahan ruang lingkup beberapa program NASA dan pandemi Covid-19.

 

3 dari 3 halaman

Kontrak dengan SpaceX

Ilustrasi astronot (NASA)

Ini bukan pertama kalinya berbagai program NASA ditunda. Sebelumnya, pembuatan roket SLS ditunda selama beberapa tahun.

SLS rencananya akan diluncurkan pertama pada 2017 dan kini dijadwalkan pada Februari 2022.

Sejauh ini, ada banyak teknologi yang perlu diciptakan NASA untuk mencapai tujuan mereka. Misalnya pengembangan pakaian luar angkasa baru yang dipakai para astronaut di Bulan.

(Ysl/Isk)