Sukses

Intel Rilis Prosesor Data Center dengan Dukungan Akselerasi AI Bawaan

Liputan6.com, Jakarta - Intel meluncurkan prosesor data center yang mampu mendukung beban kerja tinggi di industri berkat dukungan kecerdasan buatan (AI). Dengan prosesor ini, data center mampu melayani kebutuhan cloud, jaringan, hingga intelligent edge.

Prosesor yang dimaksud adalah Intel Xeon Scalable Gen 3 dengan kode nama Ice Lake.

Mengutip keterangan Intel, prosesor ini diklaim mampu memungkinkan pelanggan memanfaatkan peluang bisnis signifikan dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI).

Intel Xeon Scalable Gen 3 ini mampu menghadirkan kinerja dengan peningkatan 46 persen dibanding generasi sebelumnya.

Prosesor ini mampu mendukung kapabilitas baru berkat Intel SGX untuk keamanan internal serta Intel Crypto Acceleration dan Intel DL Boost untuk akselerasi AI.

Excecutive Vice President dan General Manager Data Platform Group Intel Navin Shenoy mengatakan, prosesor ini merupakan karya Intel yang paling baik performanya sepanjang sejarah perusahaan.

"Prosesor ini dirancang mengerjakan tugas beragam, mulai dari cloud, jaringan, hingga ke edge," katanya.

2 dari 3 halaman

Diklaim Mampu Penuhi Berbagai Kebutuhan Konsumen

Dengan kemampuan tersebut ia mengklaim prosesor ini cocok bagi berbagai kebutuhan konsumen yang luas.

Prosesor ini menggunakan fabrikasi 10nm milik Intel dengan 40 core per prosesor dengan peningkatan kinerja hingga 2,65 kali dibandingkan sistem yang sudah berusia 5 tahun.

Platform ini mendukung 6 terabyte memori sistem per soket, 8 channel memori DDR4-3200 per soket, dan 64 jalur PCIe Gen4 per soket.

3 dari 3 halaman

Akselerasi AI Bawaan

Intel mengklaim, prosesor ini didukung dengan akselerasi AI bawaan sehingga memungkinkan untuk optimalisasi software dan hardware terbaru dan kinerja AI 74 persen lebih gegas dibanding generasi sebelumnya.

Selain itu prosesor ini juga sudah dilengkapi dengan keamanan internal yang diklaim mampu melindungi data sensitif dengan potensi serangan terkecil.

Intel Xeon Scalable Gen 3 juga didukung dengan akselerasi kripto bawaah sehingga memberikan kinerja lebih di berbagai algoritma kriptografi penting. Misalnya jika dipakai untuk memproses jutaan transaksi pada sebuah retail online.

(Tin/Ysl)

BERANI BERUBAH: Rezekiku dari Offline ke Online