Sukses

Perusahaan Induk TikTok Mau Bikin Aplikasi Pesaing Clubhouse

Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan induk TikTok, ByteDance, dikabarkan akan membuat aplikasi audio chat pesaing Clubhouse. Menurut Reuters, informasi berasal dari dua orang dalam yang mengaku tahu tentang hal tersebut.

Dikutip dari Gizchina, Jumat (5/3/2021), aplikasi Clubhouse sendiri sudah diblokir di Tiongkok pada awal Februari 2021. Sejak itu, banyak perusahaan teknologi setempat yang memutuskan untuk membuat aplikasi alternatif Clubhouse.

Sebelumnya Xiaomi juga mengumumkan hal serupa. Kini induk TikTok, ByteDance, juga dikatakan akan membesut aplikasi mirip Clubhouse.

Bagi ByteDance, proyek ini masih dalam tahap awal implementasi. Namun mengingat reputasi para pengembangnya, ByteDance disebut-sebut akan menyelesaikan pembuatan aplikasi pesaing ini dengan waktu singkat.

Sayangnya pihak ByteDance menolak berkomentar terkait hal ini.

2 dari 3 halaman

Xiaomi Ubah Konsep Mi Talk Jadi Mirip Clubhouse

Sebelumnya, Xiaomi pun ikut mengumumkan layanan komunikasinya, Xiaomi Mi Talk. Aplikasi ini sempat ditutup, namun seminggu setelahnya perusahaan menghidupkan kembali Mi Talk dalam bentuk berbeda.

Pada hari ketika aplikasi Mi Talk ditutup, CEO Xiaomi Lei Jun berdiskusi dengan pengikutnya di Weibo. Ada 140 juta orang yang berpartisipasi dalam diskusi tersebut.

Lei Jun dalam diskusi itu sempat menyebutkan, perusahaan berencana meluncurkan aplikasi interaktif baru di tahun 2021.

Tak butuh waktu lama, pada 26 Februari 2021, tim Xiaomi Mi Talk pun mengunggah pernyataan menarik.

"Mi Talk mulai lagi," katanya. Tak butuh waktu lama, aplikasi pesan itu pun diluncurkan kembali namun dalam bentuk baru.

Layanan Mi Talk kini menjadi platform obrolan suara bagi para profesional. Tampaknya, Xiaomi menciptakan pesaing bagi jejaring sosial berbasis audio Clubhouse. Pasalnya belakangan ini Clubhouse yang baru tersedia di platform iOS mendapatkan popularitas luar biasa.

 

3 dari 3 halaman

Facebook juga Tertarik Bikin Aplikasi Mirip Clubhouse

Facebook dikabarkan tengah mengembangkan produk audio chat yang mirip dengan Clubhouse.

Informasi ini berdasarkan pada keterangan dua orang yang mengaku punya informasi tentang masalah tersebut. Apalagi, Facebook memiliki tujuan untuk memperluas bentuk komunikasi lainnya.

Clubhouse sendiri merupakan aplikasi jejaring sosial berbasis audio yang selama beberapa bulan ini begitu populer di kalangan pengguna. Clubhouse menjadi ruang bagi pengguna saling berbincang mengenai berbagai topik populer.

Mengutip The New York Post, Rabu (24/2/2021), sumber yang tidak disebutkan namanya itu menyebut, CEO Facebook, Mark Zuckerberg, memiliki ketertarikan pada komunikasi berbasis audio.

Mark Zuckerberg dikabarkan mengikuti sebuah ruang obrolan di Clubhouse, di mana ia membicarakan mengenai teknologi augmented dan virtual reality.

Sumber yang sama juga menyebut, para pejabat eksekutif Facebook telah memerintahkan karyawan Facebook untuk membuat produk serupa Clubhouse.

Disebutkan, produk milik Facebook yang mirip Clubhouse tersebut tengah dalam tahap awal pengembangan. Kode nama proyek ini pun bisa berubah sewaktu-waktu.

"Kami telah menghubungkan orang melalui teknologi audio dan video selama bertahun-tahun dan selalu mencari cara baru untuk meningkatkan pengalaman tersebut bagi pengguna," kata juru bicara Facebook Emilie Haskell.

Sementara itu, perwakilan Clubhouse menolak untuk berkomentar.

(Tin/Ysl)

BERANI BERUBAH: Sayur Online Rezeki Puasa