Sukses

Top 3 Tekno: Alasan Gim Among Us Populer di Dunia Saat Ini

Liputan6.com, Jakarta - Setelah Fall Guys, gim indie lain yang meraup sukses dan mampu mengalahkan kepopuleran gim kelas atas pada bulan ini adalah Among Us.

Apa yang membuat gim ini digandrungi gamer di berbagai dunia? Artikel tentang sebab Among Us populer saat ini, paling banyak dibaca pada kanal Tekno Liputan6.com, Minggu (20/9/2020).

Artikel lain yang juga menyedot perhatian, termasuk titik hijau muncul di atas layar iPhone setelah update ke iOS 14, dan ada bug di browser Firefox.

Lebih lengkapnya simak berita berikut ini.

1. Gim Among Us Kian Populer di Kalangan Gamer, Kok Bisa?

ilustrasi Among Us | dari innersloth

Popularitas gim indie Among Us tidak dimungkiri sedang berada di puncaknya. Hal itu dapat dilihat dari jumlah unduhan gim ini yang terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir, berdasarkan laporan SensorTower.

Menurut laporan itu, jumlah unduhan Among Us versi mobile pada Agustus 2020 mencapai 18,4 juta kali.

Jumlah ini naik hampir delapan kali lipat dari Juli 2020 yang hanya mencatat 2,4 juta unduhan.

Baca Selengkapnya di Sini

 

2 dari 3 halaman

2. Muncul Titik Hijau di Atas Layar iPhone Usai Update ke iOS 14, Kenapa?

Muncul titik hijau di layar iPhone setelah update ke iOS 14. (Doc: Petapixel)

Beberapa dari kamu sudah meng-update OS di iPhone ke iOS 14? Jika sudah, apakah kamu perhatikan ada titik hijau kecil di bagian atas layar saat memakai aplikasi tertentu.

Jangan panik dahulu, karena titik hijau di layar iPhone ini merupakan fitur keamanan baru yang dibuat Apple agar pengguna merasa tenang perihal privasi kamera ponsel.

Saat titik hijau ini muncul, berarti ada aplikasi yang secara aktif menggunakan kamera iPhone.

Baca Selengkapnya di Sini

 

3 dari 3 halaman

3. Peneliti Temukan Bug Berbahaya di Firefox, Bisa Bajak Perangkat Korban

Kini, Mozilla sudah resmi melepas Firefox Quantum untuk seluruh pengguna (sumber: Mozilla)

Baru-baru ini, Chris Moberly, peneliti keamanan Australia mendapati sebuah bug di browser Mozilla.

Chris menjelaskan, bug di Mozilla ini dapat disalahgunakan pelaku kejahatan untuk membajak semua browser Firefox versi Android di jaringan Wi-Fi yang sama.

Pelaku juga dapat memaksa pengguna untuk mengakses berbagai situs berbahaya, seperti laman web yang digunakan untuk aksi phishing, sebagaimana dikutip dari ZDnet, Minggu (20/9/2020).

Baca Selengkapnya di Sini

(Ysl/Why)