Sukses

Kelas Pintar Beri Layanan Belajar Online Gratis Selama Sebulan

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah pusat dan sejumlah pemerintah daerah melakukan beberapa langkah antisipatif guna meminimalisir penyebaran COVID-19 di Indonesia.

Salah satu di antaranya adalah dengan menghentikan sementara kegiatan belajar mengajar di sekolah. Beralih ke belajar di rumah atau belajar online.

Mendikbud Nadiem Makarim mengapresiasi langkah proaktif yang dilakukan di semua lini pemerintahan daerah serta mitra di kalangan swasta.

"Kemendikbud siap dengan semua skenario termasuk penerapan bekerja bersama-sama untuk mendorong pembelajaran secara daring (dalam jaringan) untuk para siswa," ujar Nadiem sebagaimana dikutip dari blog resmi Kemendikbud, Selasa (17/3/2020).

Ia menyebut dampak penyebaran COVID-19 akan berbeda dari satu wilayah ke wilayah lainnya. Pihaknya siap dukung kebijakan yang diambil pemda karena keamanan dan keselamatan peserta didik serta guru dan tenaga kependidikan itu yang utama.

Senada dengan Mendikbud, Kelas Pintar sebagai penyedia solusi pendidikan berbasis teknologi, mendukung langkah antisipatif pemerintah guna meminimalisir penyebaran COVID-19.

Fernando Uffie, Founder Kelas Pintar, mengatakan selama satu bulan ke depan guru maupun siswa-siswi di seluruh Indonesia bisa menggunakan solusi belajar online dari Kelas Pintar secara gratis.

"Kami juga menambahkan jam operasional fitur Tanya menjadi dua sesi pada pukul 09:00-12:00 dan 18:00-21:00 untuk memaksimalkan proses pembelajaran tetap berlanjut, kapan dan dari mana pun,” ujar Fernando melalui keterangannya.

2 dari 4 halaman

Siswa Bisa Tetap Poduktif

Menurut Uffie, penghentian sementara kegiatan belajar mengajar di sekolah tak lantas membuat proses pembelajaran terhenti.

Siswa bisa tetap belajar secara online, guru bisa tetap memberikan pendampingan dalam proses belajar siswa, dan orangtua bisa memonitor perkembangan belajar anaknya.

Semua itu bisa dilakukan dengan solusi Pendidikan berbasis teknologi yang dikembangkan Kelas Pintar.

“Kelas Pintar bisa digunakan sebagai sarana belajar tanpa menghilangkan interaksi antara siswa dengan gurunya di sekolah. Dengan begitu, proses belajar siswa di sekolah tidak terputus, hanya lokasi belajarnya saja yang berbeda (belajarnya dilakukan secara online),” jelas Uffie.

Hal tersebut dimungkinkan karena Kelas Pintar menyediakan materi pelajaran yang sama dengan apa yang diberikan di sekolah. Baik dari sisi content (sesuai kurikulum) maupun dari sisi jumlah mata pelajaran, yang terdiri dari 8 mata pelajaran untuk kelas 1-3, 10 mata pelajaran untuk kelas 4-6, 7 mata pelajaran untuk kelas 7-9, dan 11 mata pelajaran untuk kelas 10-12.

Melalui fitur assessment, guru bisa membangun interaksi dengan siswa layaknya proses pembelajaran di sekolah. Dengan begitu, guru bisa tetap mengajar peserta didiknya sesuai dengan kurikulum yang diajarkannya di sekolah dan siswa bisa melanjutkan proses belajar dengan pendampingan dari gurunya.

 

3 dari 4 halaman

Bagaimana Cara Akses Gratis ke Kelas Pintar?

Cara mendapatkan akses gratis Kelas Pintar, guru maupun siswa hanya perlu mengunjungi laman https://www.kelaspintar.id atau dengan mengunduh aplikasi Kelas Pintar yang di Google Play Store dan Apple Apps Store.

Lalu, lakukan pembelian paket Kelas Pintar Regular 1 bulan dengan menggunakan kode kupon KELASPINTAR.

Akses gratis dengan menggunakan kupon tersebut berlaku hingga 16 April 2020. Kelas Pintar juga memberikan free access kepada pihak sekolah untuk menggunakan solusi belajar Kelas Pintar.

Akses layanan secara gratis tersebut bisa didapat dengan langsung menghubungi pihak Kelas Pintar di nomor +621 40403999 atau email ke info@kelaspintar.id.

Sebagai informasi, solusi belajar Kelas Pintar yang dapat diakses secara cuma-cuma ini mencakup semua mata pelajaran dari kelas 1 SD sampai dengan SMA kelas 12, untuk semua penjurusan.

(Isk/Why)

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini