Sukses

Samsung Fokuskan Seri Galaxy A untuk Garap Segmen Entry Level di Kanal Penjualan Offline

Liputan6.com, Jakarta - Samsung menyatakan rencananya untuk menggarap segmen pasar entry level smartphone di Indonesia dengan seri Galaxy A.

Salah satu strategi perusahaan adalah merilis Galaxy A01, entry level smartphone pertama Samsung yang menjalankan One UI 2.0 dan Android 10.

Irfan Rinaldi, Product Marketing Manager SEIN, memperkenalkan Samsung Galaxy A01 - Entry level smartphone terbaru Samsung untuk pasar Indonesia. Liputan6.com/Mochamad Wahyu Hidayat

Irfan Rinaldi, Product Marketing Manager Samsung Electronic Indonesia menyebut nilai pasar di segmen itu mencapai lima puluh persen.

Oleh sebab itu, Samsung juga menggandeng Telkomsel sebagai operator dengan cakupan jaringan luas di Indonesia.

"Market value segmen entry level sekitar lima puluh persen. Kita punya partner (Telkomsel) sebagai value added (nilai tambah). Kita pengen memasarkan A01 ini seluas-luasnya, jadi kita pilih telco operator yang punya jaringan luas," ujar Irfan saat memperkenalkan Galaxy A01 kepada awak media di kawasan Sudirman, Jakarta, Rabu (11/03/2020).

2 dari 4 halaman

Beda Segmen dengan Galaxy M Sejutaan

Irfan tidak memungkiri ada produk Galaxy M dengan rentang harga sejutaan. Namun, Irfan menekankan bahwa keduanya menargetkan pasar berbeda, meski berada di segmen yang sama.

"Seri Galaxy M fokus untuk online channel, ini ekslusif untuk temen-temen online marketplace. Seri Galaxy A menyasar segmen entry level di daerah yang masih fokus di offline channel, toko-toko kecil. Mereka (calon pengguna) biasanya pengen interaksi langsung, lihat-lihat barangnya," tutur Irfan menjelaskan.

Dengan demikian, kata Irfan, target pasar antara seri Galaxy A dan Galaxy M dengan rentang harga sejutaan, memang berbeda.

3 dari 4 halaman

Spesifikasi Galaxy A01

Lebih lanjut, Irfan menyebut Galaxy A01 diposisikan sebagai penerus dari Samsung J2 Prime yang sempat menjadi primadona di segmen entry level. Perangkat ini memiliki bentang layar 5,7 inci dengan berjenis TFT LCD. Ini memungkinkan pengguna untuk melakukan navigasi dengan satu tangan.

Dari segi desain, Samsung Galaxy A01 mengusung matte finish design dengan layar Infinity V. Desain matte dipilih salah satunya karena pertimbangan kenyamanan.

Bezel Galaxy A01 juga lebih tipis ketimbang Galaxy J2 Prime. Oleh sebab itu, 146.2 x 70.9 x 8.3 cm dengan bobot 149 gram itu lebih nyaman digenggam. 

Untuk saat ini perangkat sudah tersedia dalam varian warna hitam dan biru. Mulai April, Irfan menyebut varian warna merah akan tersedia.

Di aspek kamera, Samsung menyematkan dua kamera utama dengan lensa 13MP dan 2MP serta satu kamera depan dengan lensa 5MP.

"Lensa 13MP punya bukaan f2.2. Cukup tajam dan cerah di kelasnya. Lalu live focus berkat depth sensor 2MP bisa menghasilkan gambar bokeh yang natural," tutur Irfan.

Lebih lanjut, kamera depan 5MP juga memungkinkan pengguna untuk mengambil swafoto dengan latar bokeh, serta untuk keamanan dengan metode pengenalan wajah atau face recognition.

4 dari 4 halaman

Fitur dan Spesifikasi Lainnya

Untuk hiburan, Samsung Galaxy A01 telah mendukung Dolby Atmos.

"Kalau pakai A01 ini untuk entertainment, Dolby Atmos membantu kenyamanan dari sisi audio, dengan menggunakan earphone, baik wired maupun wireless, bisa menghasilkan 3D surround sound.

Dapur pacu smartphone ini adalah Snapdragon 439, yang dipadukan dengan RAM 2GB dan ROM 16GB. Tersedia pula satu slot kartu memori microSD yang terpisah dari SIM Card 1 dan 2, yang mendukung kapasitas hingga 512GB.

Spesifikasi ini diklaim sudah memenuhi kebutuhan sehari-hari para pengguna entry level smartphone yang umumnya mengakses media sosial dan aplikasi perpesanan, serta mengakses video dan music streaming.

Perusahaan menggandeng Telkomsel untuk penjualan Galaxy A01. Pengguna akan mendapatkan harga spesial paket internet dengan kuota 4GB seharga Rp 32 ribu per bulan--harga normal adalah Rp 64 ribu per bulan--selama setahun.

(Why/Ysl)

Loading
Artikel Selanjutnya
Tokopedia Bertransformasi Jadi Perusahaan Teknologi dan Super Ecosystem
Artikel Selanjutnya
Samsung Galaxy A01 Hadir di Indonesia, Smartphone Sejutaan dengan Android 10