Sukses

Kobe Bryant, Bintang NBA yang Sering Suntik Dana ke Startup

Liputan6.com, Jakarta - Selain sebagai superstar NBA, Kobe Bryant juga dikenal sebagai pengusaha dan investor. Ia mendirikan perusahaan modal ventura bersama pengusaha Jeff Stibel pada 2013.

Mereka mendanai perusahaan-perusahaan yang berbasis di Los Angeles, seperti LegalZoom, Scopely, Art of Sport, The Honest Company, RingDNA, FocusMotion, serta DyshApp and Represent.

Tahun lalu, perusahaan berkembang dengan investasi senilai USD 1,7 miliar atau sekitar Rp 23,1 triliun yang diluncurkan dalam kemitraan dana ekuitas swasta, Permira. Demikian menurut USA Today.

Kobe Bryant meninggal dunia pada Minggu (26/1/2020) waktu Amerika Serikat atau Senin (27/1/2020) dini hari WIB. Kobe wafat akibat kecelakaan helikopter yang ditumpanginya.

Pria 41 tahun itu meninggal bersama putri tercinta, Gianna Maria yang berusia 13 tahun. Kobe bersama Gianna berangkat dari kediamannya di kawasan Orange County.

Helikopter yang ditumpangi Kobe Bryant ditengarai jatuh sekitar pukul 10.00 pagi waktu setempat, di dekat Las Virgenes Road, kawasan selatan Agoura Road.

 

2 dari 3 halaman

Komunitas Startup Los Angeles Berduka

Komunitas startup Los Angeles berduka atas meninggalnya Kobe Bryant yang tewas dalam kecelakaan helikopter di Calabasas, California, pada Minggu sekitar pukul 10.00 pagi waktu setempat.

Mark Suster yang dikenal sebagai mitra pengelola perusahaan modal ventura yang berbasis di Los Angeles, Upfront Ventures, mengatakan kalau Kobe Bryant sangat dicintai di Los Angeles, AS.

"Kobe dicintai di Los Angeles," kata Mark Suster kepada TechCrunch melalui pesan singkat.

 

3 dari 3 halaman

Sukses di Film, Buku hingga Filantropi

"Dia tidak hanya sukses di dunia olahraga yang digelutinya, tetapi juga film, buku, hingga filantropi. Ini benar-benar hari yang menyedihkan di Los Angeles," sambung Suster.

Matthias Metternich, salah satu pendiri startup yang didanai Bryant, Art of Sport, juga sangat terkejut dengan kabar meninggalnya pria yang dijuluki Black Mamba tersebut.

"Kami sangat berduka atas meninggalnya Kobe Bryant dan belum bisa berkata-kata," tulis Metternich melalui.

(Isk/Why)

Loading
Artikel Selanjutnya
Gojek Rilis Inisiatif Keamanan untuk Antisipasi Kasus Penipuan di Layanannya
Artikel Selanjutnya
Mengenang Kobe Bryant, Beyonce dan Jennifer Lopez Pakai Nail Art Cantik