Sukses

194 Mahasiswa Lulusan Apple Developer Academy Lahirkan 36 Aplikasi Baru

Liputan6.com, Tangerang - Sebanyak 194 mahasiswa lulusan Apple Developer Academy, merayakan hari kelulusan dengan memamerkan aplikasi karya terbaru mereka, yang totalnya ada 36 aplikasi, Selasa (14/1/2020) di BSD, Tangerang.

Mulai dari panduan mengaji sampai bantuan untuk menghemat listrik rumah tangga, mereka menciptakan deretan aplikasi itu untuk bisa digunakan di iPhone tipe mana pun.

Mengawali presentasi aplikasi terbaru karya anak bangsa, 'Qiroah' membuat para audiens tercengang.

Aplikasi buatan kelompok yang dikomandoi Dani itu, menciptakan cara praktis dan menyenangkan membaca, belajar, dan menghafal Al Quran.

"Aplikasi ini dilengkapi juga dengan rekaman membaca Al Quran yang baik dan benar. Ketika kita salah tajwid, lafaz, maka akan diperbaiki otomatis," tuturnya, saat melakukan presentasi di depan ratusan tamu undangan di Green Office Park (GOP) 9, BSD, Kabupaten Tangerang.

2 dari 3 halaman

Aplikasi untuk Tuna Netra

Juga ada Teman Netra, aplikasi besutan Savitri dan 6 orang teman-temannya yang memudahkan para tuna netra berbelanja.

Dengan cara memindai pilihan barang yang akan dibeli, aplikasi tersebut bisa mengetahui nama barang, apa nama kandungannya, tanggal kadaluarsa, hingga tulisan terkecil pun.

Kemudian ada lagi aplikasi Leastric. Dengan bantuan alat canggih yang dipasang di saklar listrik rumah atau pun kantor, aplikasi ini bisa membaca berapa persen penggunaan selama seharian penuh.

"Jadi, aplikasi ini bisa membaca penggunaan listrik kita, daya hematnya, sampai perkiraan berapa rupiah pembayaran listrik yang dikeluarkan pada bulan tersebut," tutur si pembuat aplikasi Marilyn.

3 dari 3 halaman

Siap Diunduh di App Store

Bukan hanya tiga aplikasi itu saja, menurut Steven Wahyudi Santoso, selaku President of Bina Nusantara University, ada 36 aplikasi yang diciptakan pada angkatan lulusan kedua Apple Academy ini.

"Tentu saja ke 36 aplikasi ini sudah siap diunduh melalui App Store di seluruh penjuru dunia, bahkan ada yang sudah digunakan di negara-negara Asia, Eropa, sampai ke Amerika," katanya.

Dia pun berharap, lulusan Apple Academy ini mampu melahirkan berbagai produk yang sangat berguna bagi masyarakat luas. Sebab, saat ini pengguna internet aktif di seluruh dunia, sekitar 86 persennya menggunakan mobile phone.

"Di sini juga ada potensi digital ekonomi yang amat besar, kita harus manfaatkan peluang itu," katanya.

Sementara, presentasi aplikasi terbaru tersebut, juga disaksikan perwakilan Apple pusat dan kemudian Menteri Riset, Teknologi dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, serta para petinggi Sinarmas Land.

(Pramita Tristiawati/Isk)

Loading
Artikel Selanjutnya
Huawei Gandeng TomTom untuk Layanan Pemetaan
Artikel Selanjutnya
Perkuat Layanan, Gojek Rilis 4 Fitur Baru untuk GoFood