Tertinggal dari Google Maps, Waze Diam-Diam Mulai Sebar Fitur Baru Ini

Kehadiran fitur baru Waze ini dinilai sangat krusial bagi pengemudi, terutama saat mereka harus melintasi jalur lurus yang panjang.

Diterbitkan 16 Juni 2026, 06:11 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Aplikasi navigasi populer, Waze, dilaporkan mulai memperluas perilisan fitur visualisasi traffic lights (lampu lalu lintas) pada peta digitalnya.

Langkah ini diambil setelah platform anak perusahaan Google tersebut melakukan serangkaian uji coba terbatas selama beberapa bulan terakhir.

Kehadiran penunjuk lampu lalu lintas ini dinilai sangat krusial bagi para pengemudi. Terutama saat mereka harus melintasi jalur lurus yang panjang dan membutuhkan estimasi pengereman serta navigasi yang lebih presisi.

Namun, di saat kompetitor utamanya seperti Google Maps dan Apple Maps sudah lama mengadopsi fitur ini secara masif, Waze terkesan lambat dan tertinggal di belakang.

Mengutip 9to5google, Selasa (16/6/2026), rekam jejak digital menunjukkan bahwa Waze pertama kali terihat menguji coba fitur lampu lalu lintas ini pada Desember 2025.

Sejak saat itu, laporan mengenai kemunculan fitur ini timbul tenggelam di kalangan komunitas pengguna.

Pekan ini, kepastian mengenai perluasan fitur tersebut semakin menguat. Melalui sebuah utas di platform media sosial Reddit, sejumlah pengguna membagikan tangkapan layar yang menampilkan ikon lampu merah di beberapa ruas jalan di Amerika Serikat (AS).

 

Kapan Mekuncur Global?

Sebagian pengguna mengaku baru menyadari kehadiran fitur ini dalam satu hingga dua minggu terakhir, sementara sebagian lainnya mengklaim telah mendapatkannya lebih awal.

Hingga saat ini, Waze belum memberikan pernyataan resmi mengenai kapan distribusi fitur ini akan dibuka sepenuhnya untuk seluruh pengguna global.

Kendati peluncurannya masih dilakukan secara bertahap dan belum merata, ketersediaan fitur ini dipastikan sudah jauh lebih luas dibandingkan beberapa bulan lalu.