Sukses

Xiaomi Konfirmasi Kehadiran Mi 10 Pro

Liputan6.com, Jakarta - Vice President Xiaomi, Lin Bin, dilaporkan mengonfirmasi Mi 10 Pro akan hadir sebagai suksesor Mi 9 Pro. Hal ini disampaikannya saat mengomentari pernyataan salah satu penggemar Xiaomi.

Dilansir GSM Arena, Selasa (3/12/2019), Lin Bin mengunggah pernyataan soal Mi 9 Pro di jejaring sosial Tiongkok, Weibo. Kemudian, ia membalas komentar seorang penggemar Xiaomi bahwa Mi 10 Pro akan menjadi suksesor Mi 9 Pro.

"Mi 10 Pro shock world first," tulis penggemar Xiaomi tersebut. Lalu, co-founder Xiaomi itu membalas, "Second". Komentar Bin pun diyakini mengonfirmasi kehadiran Mi 10 Pro.

Sejauh ini pihak Xiaomi belum memberikan bocoran tentang spesifikasi Mi 10 Pro, atau waktu peluncurannya. Mi 9 sendiri telah dihapus dari situs resmi Xiaomi di Tiongkok, yang mengindikasikan peluncuran suksesornya semakin dekat.

Sejumlah bocoran tentang smartphone tersebut sudah beredar di internet. Menurut laporan, lini Mi 10 akan disokong prosesor Snapdragon 865, kamera utama dengan resolusi 108MP, dan Android 10 dengan MIUI 11.

Selain itu, smartphone tersebut dilaporkan akan memiliki dukungan fast charging 66W. Namun waktu kehadirannya belum diketahui. Sebagai perbandingan, flagship Mi 9 dirilis pada Februari lalu, kemudian sejumlah variannya juga hadir termasuk Xiaomi Mi 9 SE dan Mi 9 Pro.

2 dari 2 halaman

Lei Jun Mundur dari Jabatan Presiden Xiaomi

Chairman dan co-founder Xiaomi, Lei Jun, mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Presiden Xiaomi Tiongkok. Dalam sebuah surat internal yang diedarkan pada pekan lalu, Xiaomi mengumumkan hal ini kepada seluruh karyawan.

Pimpinan Redmi, Lu Weibing, akan mengambil alih tanggung jawab Lei Jun sebagai presiden. Meski demikian, Lei Jun tetap menjadi Chairman Xiaomi. 

Perubahan besar lainnya, mantan presiden Lin Bin dipromosikan menjadi wakil presiden perusahaan, dan CFO Zhou Capital dipromosikan menjadi presiden bisnis internasional.

Dalam surat internal perusahaan, Lei Jun mengatakan 2020 akan menjadi tahun yang sangat menantang bagi bisnis 5G Xiaomi. Selain itu, 2020 juga akan menjadi tahun kunci bagi Xiaomi untuk mempromosikan ponsel + AIoT.

"Kami membutuhkan dukungan manajemen yang lebih kuat. Perlu untuk melanjutkan vitalitas inovasi organisasi yang dibawa oleh mekanisme rotasi kader," kata Lei Jun melalui surat internal perusahaan, sebagaimana dikutip dari TNW, Senin (2/12/2019).

(Din/Ysl)

Loading
Artikel Selanjutnya
Redmi K30 Akan Disokong Prosesor Snapdragon 765G
Artikel Selanjutnya
Ini Deretan Vendor yang Bakal Rilis Smartphone 5G dengan Chipset Snapdragon