Sukses

Ini Tips dari Grab Bisa Sandang Status Decacorn

Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan ride-sharing, Grab, berhasil menyandang gelar Decacorn pertama di Asia Tenggara.

Decacorn merupakan sebutan untuk startup (perusahaan rintisan) dengan nilai lebih dari USD 10 miliar.

Untuk merayakan pencapaian baru ini, Grab pun membagikan sejumlah langkah yang mungkin bisa diikuti startup lain agar bisa menjadi decacorn. Berikut tiga tips dari Grab:

1.Identifikasi masalah yang ingin diberikan solusi

Mengapa banyak pengguna rela membayar untuk produk dan jasa dari startup teknologi Decacorn?

Alasannya menurut Grab, karena produk dan jasa yang ditawarkan memiliki cara jauh lebih baik dalam menyelesaikan masalah untuk para pengguna.

Untuk bisa mengalami pertumbuhan yang pesat, setiap startup dinilai perlu untuk terus menganalisa target pasarnya.

"Temukan masalah mendasar yang dialami oleh pengguna, kemudian berikan solusi cepat terhadap masalah itu," jelas Grab.

2. Bikin produk yang sesuai

Setiap hari tentunya para pendiri startup memiliki ide mengenai cara memberikan solusi baru terhadap suatu masalah.

Hal ini mencakup pembaruan program software lama, hingga ke yang spesifik seperti sistem pemesanan transportasi.

Jika Anda bertujuan untuk menjadikan startup teknologi memiliki valuasi lebih dari USD 1 miliar, maka memiliki ide cemerlang tidaklah cukup.

Produk startup, menurut Grab, harus "diinginkan" oleh segmen pasar yang besar dan dianggap "mengganggu". Artinya, sebaiknya tidak ada startup lain dapat melakukan apa yang Anda lakukan.

 

2 dari 2 halaman

3. Dapatkan pemodal yang tepat

Kunci dari pertumbuhan yang pesat pada startup juga berada di tangan para penggunanya.

Ketika startup memegang basis pengguna setia dan menjagokan merek Anda, maka itu sudah merupakan langkah baik untuk menarik para investor unggulan agar menanamkan modalnya.

"Namun startup harus konsisten dalam melacak metrik keuangan, serta rencana bagaimana mereplikasikan hasil yang didapatkan dari basis pengguna setia tadi ke skala yang lebih besar," jelas pihak Grab.

Selamat berusaha!

(Din/Jek)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Kontribusi Grab Untuk Ekonomi Digital Indonesia Tembus Rp 46,14 Triliun
Artikel Selanjutnya
Rawan Kecelakaan, Menhub Ingin Pengemudi Ojek Online dapat Asuransi