Sukses

Pisah dari Xiaomi, Redmi Bakal Jadi Merek Premium?

Liputan6.com, Jakarta - Beberapa waktu lalu, Xiaomi baru saja membuat pengumuman yang mengejutkan.

Perusahaan asal Tiongkok itu mengumumkan kalau seri Redmi tidak lagi menjadi produk langsung dari Xiaomi.

Dalam pengemuman tersebut, Xiaomi menyebut Redmi kini diposisikan sebagai sebuah sub-brand. Dengan kata lain, Redmi saat ini memiliki status layaknya Pocophone.

Terbaru, giliran CEO Xiaomi Lei Jun yang mengungkapkan rencana perusahaan terhadap Redmi.

Melalui kicauan di media sosial, Lei Jun menuturkan adanya rencana untuk menjadikan Redmi sebagai brand premium.

Dikutip dari Gizmochina, Senin (7/1/2019), Lei Jun mengungkap kemungkinan apabila perangkat flagship Redmi dijual dengan harga 2.999 yuan (Rp 6,2 juta).

Harga yang terbilang tinggi mengingat predikat Redmi sebelumnya merupakan lini terjangkau Xiaomi.

"Jika flagship Redmi dapat dijual dengan harga 2.999 yuan (Rp 6,2 juta), bisakah semua orang menerimanya?" tulis Lei Jun.

Kendati demikian, belum dapat dipastikan apakah perusahaan akan benar-benar membanderol Redmi dengan harga tersebut.

Apabila perusahaan berencana menghadirkan perangkat dengan harga premium untuk brand Redmi, hal itu tentu akan mengubah pandangan umum selama ini. Alasannya, Redmi biasa dijual dengan harga di kisaran Rp 2 juta.  

Terlepas dari hal tersebut, model terbaru dari smartphone Redmi sendirinya akan diungkap tidak lama lagi.

Belum ada informasi pasti mengenai smartphone ini, tapi ada yang menyebutnya sebagai Redmi 7 atau Redmi Pro 2.

Berdasarkan informasi sebelumnya, Redmi terbaru ini akan mengusung kamera beresolusi 48MP.

Kabar itu sekaligus mengonfirmasi pernyataan President Xiaomi Lin Bin yang menyebut perusahaan akan merilis smartphone anyar dengan kamera 48MP awal 2019.

2 dari 3 halaman

Pohon Natal dari Ribuan Smartphone Xiaomi Pecahkan Rekor Dunia

Xiaomi belum lama ini merilis perangkat untuk anak-anak muda yang diberi nama Xiaomi Mi Play.

Siapa sangka, perusahaan Tiongkok yang sudah melakukan penawaran saham publik Juli lalu ini, memberikan kejutan di hari Natal.

Ya, Xiaomi membuat sebuah pohon Natal raksasa besar dari kumpulan smartphone Xiaomi Mi Play.

Upaya membuat pohon Natal dari perangkat yang mengunggulkan performa kamera ini dilakukan untuk sebagai bagian dari promosi.

Sebagaimana dikutip Tekno Liputan6.com dari Tech Gen YZ, Rabu (26/12/2018), pohon Natal dari kumpulan smartphone ini memiliki tinggi 8 meter dan total ada 1.008 smartphone.

Bahkan, pohon Natal dari puzzle smartphone tersebut mendapatkan rekor dunia dari Guiness World Record.

3 dari 3 halaman

Spesifikasi Mi Play, Smartphone dengan Notch Kecil Rp 2,3 Jutaan

Bicara soal spesifikasi, Mi Play hadir dengan layar 5,84 inci dan resolusi 1.080 x 2.280 piksel.

Sementara, soal chipset, Mi Play hadir dengan prosesor MediaTek P35, RAM 4GB dengan opsi memori internal 64GB.

Kemudian, menyoal baterai, perangkat ini dibekali baterai berkapasitas 3.000mAh dengan port Micro USB.

Mi Play juga hadir dengan pemindai sidik jari di bodi belakangnya.

Bicara kamera, Mi Play hadir dengan kamera ganda dengan resolusi masing-masing 12MP dan kamera selfie 8MP yang dibekali teknologi kecerdasan buatan (AI).

Jika dibandingkan smartphone lain Xiaomi yang memiliki notch di layar, notch pada Mi Play ini memiliki perbedaan.

Notch yang dimaksud berbentuk mirip dengan tetesan air, seperti milik Oppo F9, Vivo V11, atau Realme 2 Pro. Hanya, notch milik Mi Play ini bentuknya agak melingkar.

Tidak hanya itu, smartphone yang baru dirilis Xiaomi ini juga mengaplikasikan gradasi warna di bodinya. Ada tiga opsi warna yang bisa dipilih yakni biru, merah, dan hitam.

(Dam/Jek)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

Hoaks Pesan Terakhir Seorang Miliarder Bernama Steve Gouves

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
Konsisten dengan Android One, Xiaomi Siapkan Mi A3
Artikel Selanjutnya
Redmi Note 7 Punya Layar 6,3 Inci dan Baterai 3.900mAh