Sukses

Pisah dari Xiaomi, Redmi Kini Jadi Sub-Brand

Liputan6.com, Jakarta - Ada kabar mengejutkan dari Xiaomi. Vendor Tiongkok tersebut, mengumumkan kalau Redmi kini tak lagi menjadi bagian dari Xiaomi.

Seperti diketahui, Redmi adalah lini smartphone terjangkau Xiaomi yang memiliki pangsa pasar besar di Indonesia. 

Pengumuman ini disampaikan Xiaomi lewat laman resminya. Dengan demikian, Redmi kini dijadikan sebagai sub-brand layaknya Pocophone.

Hingga berita ini naik, belum diketahui apakah Redmi akan tetap pada jalurnya—lini smartphone terjangkau—atau justru akan ‘naik kelas’.

Hal ini justru akan diungkap perusahaan pada 10 Januari 2018 dalam sebuah acara di Beijing, Tiongkok.

Tak cuma pengumuman sub-brand, kabarnya smartphone perdana Redmi juga akan diumumkan. Dilansir Gizmochina pada Jumat (4/1/2019), Xiaomi juga sudah mengunggah teaser smartphone bertuliskan “Redmi” dan angka “4800” di bawahnya. 

Besar kemungkinan, 4800 di sini mengindikasikan kalau Redmi akan menjadi smartphone yang mengusung kamera 48MP. 

Prediksi ini sebetulnya sudah diungkap President Xiaomi Lin Bin, yang kala itu mengatakan perusahaan akan menghadirkan smartphone anyar di Januari 2019 dengan kamera 48MP.

2 dari 3 halaman

Pohon Natal dari Ribuan Smartphone Xiaomi Pecahkan Rekor Dunia

Xiaomi belum lama ini merilis perangkat untuk anak-anak muda yang diberi nama Xiaomi Mi Play.

Siapa sangka, perusahaan Tiongkok yang sudah melakukan penawaran saham publik Juli lalu ini, memberikan kejutan di hari Natal.

Ya, Xiaomi membuat sebuah pohon Natal raksasa besar dari kumpulan smartphone Xiaomi Mi Play.

Upaya membuat pohon Natal dari perangkat yang mengunggulkan performa kamera ini dilakukan untuk sebagai bagian dari promosi.

Sebagaimana dikutip Tekno Liputan6.com dari Tech Gen YZ, Rabu (26/12/2018), pohon Natal dari kumpulan smartphone ini memiliki tinggi 8 meter dan total ada 1.008 smartphone.

Bahkan, pohon Natal dari puzzle smartphone tersebut mendapatkan rekor dunia dari Guiness World Record.

Berikut adalah penampakan pohon Natal dari ribuan smartphone, dari akun Twitter resmi salah satu petinggi Xiaomi, Donovan Sung. 

3 dari 3 halaman

Hot Spot Terbesar yang Berbentuk Pohon Natal

Disebutkan oleh perusahaan, kesulitan terbesar dalam membuat pohon Natal ini adalah bagaimana membuat seluruh layar smartphone terhubung dalam matriks layar dan memastikan bahwa semua smartphone bisa disinkronkan 100 persen.

Bahkan, kalau sedikit terlambat 0.04 detik saja, pohon Natal dari smartphone ini tak akan menyala dengan sempurna.

Bagian paling menarik lainnya adalah, pohon Natal ini tak hanya meraih rekor, tetapi juga menyediakan akses internet nirkabel berkecepatan tinggi kepada pelanggan pusat perbelanjaan.

Bisa dibilang, karya ini menjadi hot spot terbesar di Beijing dalam bentuk pohon Natal. Para pengunjung pusat perbelanjaan pun terperanjat dibuatnya.

(Jek/Isk)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

 

Pria Meninggal Mendadak di Warung Makan

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
Kelebihan dan Kekurangan Xiaomi Mi4i, Spek Tinggi Harga Rendah
Artikel Selanjutnya
Xiaomi Bakal Sematkan 3 Kamera Utama di Mi 9 dan Mi Mix 4?