Sukses

Sony Gugat Penjual PS4 Bajakan

Liputan6.com, Jakarta - PS4 memang dikenal sebagai konsol yang kebal dengan gim bajakan. Dari pertama kali dirilis hingga sekarang, konsol tersebut memang tidak bisa dibobol dengan gim bajakan.

Berbeda dengan konsol PS sebelumnya, gamer bisa meretas gim-gim yang ingin dimainkan, alhasil gim-gim bajakan PS1, PS2, hingga PS3 pun dijual dengan harga sangat murah.

Namun, siapa sangka ternyata PS4 bisa juga diretas alias jailbreak. Menurut kabar yang disampaikan Ubergizmo via TorrentFreak, Rabu (10/10/2018), seorang penjual pihak ketiga dilaporkan menjual PS4 versi jailbreak via eBay.

Dengan membeli PS4 versi jailbreak ini, artinya gamer bisa memainkan sejumlah judul gim bajakan.

Tidak diungkap cara yang ia lakukan untuk men-jailbreak konsol tersebut sehingga bisa dijual.

Yang pasti, Sony mengetahui hal itu dan langsung membeli dua unit PS4 jailbreak. 

Hasilnya, perusahaan membenarkan konsol yang dijual pria bernama Eric Scales itu benar di-jailbreak. Sony pun langsung menggugat Eric dengan tudingan pembajakan.

"Yang dituduh telah memasarkan, menjual, serta mendistribusikan PS4 yang sudah di-jailbreak berisikan kopi dari gim bajakan PS4," ujar Sony dalam keterangan resminya.

Tak cuma itu, gugatan yang dilayangkan kepada Eric juga karena dirinya menjalankan situs web yang menawarkan jasa jailbreak PS4. Di situ, dirinya mengajak para gamer untuk tidak membeli gim asli PS4.

Belum ada titik temu dari gugatan Sony terhadap Eric. Namun jika memang gugatan tersebut diproses, bisa jadi perusahaan akan lebih ketat dengan tindak pembajakan konsol seperti jailbreak.

 

2 dari 3 halaman

Gim Bajakan Sekarang Bisa Dimainkan di PS4

Pada 2015, seorang gamer asal Brazil bisa membobol PS4 dengan gim bajakan.

Ia berani menawarkan jasanya tersebut di toko elektronik miliknya agar para gamer bisa memainkan PS4-nya dengan judul gim bajakan. 

Laman Tech Times, mengungkap hal tersebut telah dibuktikan oleh seorang jurnalis gim dari media asal Brazil, UOL Jogos, yang ternyata telah membawa konsol PS4-nya ke toko itu.

Cara kerjanya adalah, si pembajak menyediakan konsol PS4 dengan berbagai judul gim asli yang sudah ter-instal. Lebih lanjut, gim nanti akan di-copy ke konsol pelanggan.

Berikutnya, untuk memindahkan isi dari hard drive, si pembajak akan melakukan dump pada NAND/BIOS dengan bantuan single-board computer Raspberry Pi.

Konsol pelanggan tersebut nanti akan memiliki akun yang terdaftar atas nama si pembajak, sebagai bagian proses `pengkloningan`.

Para gamer nantinya hanya memainkan judul gim kopian lewat akun si pembajak tersebut secara offline. Metode ini jika dilihat lebih mirip ke mekanisme sebuah account sharing.

Sony pada umumnya memang memberi izin untuk para pengguna konsol melakukan aktivasi di beberapa konsol dengan akun yang sama.

Sayangnya, hal ini dimanfaatkan tangan-tangan jahil dengan berbagi akun miliknya ke orang lain.

 

3 dari 3 halaman

Jumlah Konsol Dibatasi

Cara kerja ini rupanya hanya bisa digunakan dalam jumlah konsol yang dibatasi.

Cara baru si pembajak tersebut, bagaimanapun tidak akan terbentur dengan masalah ini. Ia bahkan bisa bebas memberikan akunnya kepada para pelanggannya tanpa batas.

Untuk menikmati sajian gim bajakan ini, para pelanggan hanya membayar Rp 1 juta untuk sepuluh judul gim.

(Jek/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Artikel Selanjutnya
Terkonfirmasi, Sony Sedang Kembangkan Konsol PS5
Artikel Selanjutnya
Gamer PS4 Bakal Bisa Ubah Nama Akun PSN?