Sukses

Top 3 Tekno: Profil LinkedIn Bos Go-Jek hingga Tokopedia Jadi Sorotan

Liputan6.com, Jakarta - Baru-baru ini media sosial profesional dan informasi pekerjaan, LinkedIn, mengungkap daftar profil pengguna di Indonesia paling berpengaruh.

Nama petinggi perusahaan teknologi Indonesia seperti Nadiem Makarim (Go-Jek) dan William Tanuwijaya (Tokopedia) masuk ke dalam daftar itu.

Artikel yang merangkum nama petinggi perusahaan teknologi Indonesia itu ternyata paling banyak dicari pengguna LinkedIn dan menjadi sorotan pembaca kanal Tekno Liputan6.com, Minggu (17/9/2018) kemarin.

Berita lain yang tak kalah populer datang dari pernyataan Jack Ma tentang usia paling ideal meraih sukses, dan Google resmi tutup layanan Inbox.

Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler berikut ini.

1. Dari Bos Go-Jek hingga Tokopedia, Ini Profil yang Paling Banyak Diintip Pengguna LinkedIn

Nadiem Makarim, Founder dan CEO Go-Jek Indonesia

Media sosial profesional dan informasi pekerjaan LinkedIn, baru saja mengungkap daftar profil pengguna di Indonesia yang paling berpengaruh dan populer.

Daftar ini, dirangkum dalam laporan bertajuk “LinkedIn Power Profile 2018 for Indonesia”.

Menariknya, nama petinggi perusahaan teknologi Indonesia seperti Nadiem Makarim (Go-Jek) dan William Tanuwijaya (Tokopedia) juga bertengger di daftar tersebut.

Pada tahun ini juga, LinkedIn membawa 32 profesional dalam lima kategori, mulai dari Top Leaders, Social Impact, Under 30, Human Resources and Marketing & Advertising.

Baca selengkapnya di sini

2 dari 2 halaman

2. Jack Ma Ungkap Usia Paling Ideal untuk Raih Kesuksesan

Jack Ma (Andrew Burton/Getty Images)

Jack Ma akhirnya mantap akan pensiun dari Alibaba pada tahun depan. Jack Ma pergi dari perusahaan yang ia dirikan saat ia nanti berusia 55 tahun.

Jack Ma sendiri mengaku, kepergiannya ini sesuai dengan kata hati dan nasihat yang pernah ia berikan beberapa waktu lalu.

Ya, salah satu orang terkaya di Tiongkok tersebut memang selalu memberikan petuah untuk mencapai kesuksesan.

Baca selengkapnya di sini

3. Google Resmi Tutup Layanan Aplikasi Inbox

Google Inbox kini tersedia untuk iPad dan tablet Android, serta browser Firefox dan Safari.

Setelah beroperasi selama 4 tahun, Google akhirnya memutuskan untuk menghentikan layanan aplikasi email-nya, yakni Inbox.

Dikutip dari laman The Verge, Minggu (15/9/2018), perusahaan raksasa mesin pencari tersebut bakal resmi menghentikan layanan aplikasi Inbox secara total per Maret 2019.

Meski kabar buruk untuk sebagian pengguna setianya, penutupan layanan Inbox ini sudah diprediksi sejak lama.

Baca selengkapnya di sini

(Ysl/Isk)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Top 3 Tekno: Xiaomi Lepas MIUI 10 Versi Global
Artikel Selanjutnya
Top 3 Tekno: Ramalan Mengerikan Baba Vanga hingga Path Tutup Usia