Sukses

Reshuffle Kabinet Ramai di Lini Masa, Warganet Tebak Nasib Teten

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo melakukan reshuffle kabinet jilid ketiga hari ini. Adapun menteri yang dilantik Presiden Jokowi adalah politikus Partai Golkar Idrus Marham sebagai Menteri Sosial menggantikan Khofifah Indar Parawansa.

Presiden Jokowi juga melantik Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko sebagai Kepala Staf Kepresidenan menggantikan Teten Masduki. Tak hanya itu, Presiden Jokowi juga melantik anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) Agum Gumelar.

Sementara, satu pejabat lagi yang dilantik oleh Presiden Jokowi adalah Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Madya (Marsdya) TNI Yuyu Sutisna.

Reshuffle kabinet pun menjadi salah satu topik yang diperbincangkan oleh pengguna internet di lini masa Twitter. Bahkan, ada beberapa trending topic berkaitan dengan reshuffle kabinet, di antaranya adalah Teten Masduki dan Idrus Marham.

Pantauan Tekno Liputan6.com di lini masa Twitter, Rabu (17/1/2018), rata-rata pengguna Twitter bertanya-tanya, apa jabatan Teten Masduki setelah jabatan sebagai Kepala Staf Kepresidenan digantikan oleh Jenderal Moeldoko.

Misalnya saja pengguna dengan akun @_nok_santi_ yang penasaran Teten Masduki akan menjabat sebagai apa setelah digantikan oleh Jenderal Moeldoko?

Senada, pengguna dengan akun @kekepram juga bertanya, Teten Masduki akan dimutasi ke mana.

 

1 dari 2 halaman

Isu Pindah Jabatan

Pengguna dengan akun @bang_yudh bertanya, apakah Teten Masduki diganti?

Demikian juga dengan pemilik akun @IWAN_SETYANTO yang bertanya, ke mana Teten Masduki.

Sebelumnya, di Twitter beredar pula kabar burung yang menyebut-nyebut Teten Masduki akan dipindah jabatannya menjadi Menteri Perindustrian menggantikan Airlangga Hartanto.

Namun hingga pelantikan kabinet selesai, nama Teten Masduki tak diumumkan menjadi menteri oleh Presiden Jokowi.

(Tin/Cas)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Artikel Selanjutnya
Puan Maharani Sebut Nama Cawapres Jokowi Sudah Ada, Siapa?
Artikel Selanjutnya
Demokrat: Jokowi Jangan Marah kalau Kami Kritik