Sukses

Huawei Akan Pamer Keunggulan Mate 10 Pro di AS

Liputan6.com, Jakarta - Huawei dilaporkan tengah mempersiapkan berbagai hal agar bisa merilis smartphone flagship di Amerika Serikat (AS). Untuk permulaan, Huawei akan memamerkan flagship terbarunya, Mate 10 Pro, di Consumer Electronics Show (CES) yang akan digelar 9-12 Januari di Las Vegas.

Dilansir Phone Arena, Senin (8/12/2018), Huawei akan membawa Mate 10 Pro ke CES 2018 dan memperkenalkannya sebagai "smartphone terbaik yang pernah Anda tahu". Kata "Anda" di sini merujuk pada konsumen AS.

AS merupakan salah satu pasar smartphone terbesar di dunia. Sayangnya, Huawei belum bisa menunjukkan taringnya di Negeri Paman Sam tersebut.

Jajaran smartphone Huawei cukup populer di berbagai wilayah lain termasuk Asia dan Eropa. Perusahaan asal Tiongkok itu akan mencoba peruntungan Mate 10 Pro di pasar smartphone AS pada Februari 2017.

Mate 10 Pro dikabarkan akan tersedia di AS melalui operator seluler AT&T pada Februari 2018. Kerja sama dengan Verizon kemungkinan akan menyusul kemudian.

Sejauh ini belum ada informasi mengenai harga jual Mate 10 Pro di AS. Namun, Huawei diyakini akan mengungkapkan lebih banyak informasi tentang smartphone tersebut dalam acara CES 2018, termasuk kemungkin termasuk soal harga jualnya.

1 dari 2 halaman

Huawei Bakal Ekspansi Pasar Smartphone AS

Laporan tentang seri Mate 10 yang akan mulai dijual melalui sejumlah operator seluler di AS telah beredar sejak bulan lalu. Rencana ini diumumkan langsung oleh CEO of the Consumer BG Huawei, Richard Yu.

Yu akan mengumumkan rincian rencana Huawei tersebut dalam acara Consumer Electronics Show (CES) di Las Vegas, AS, pada Januari 2018. Langkah pertama akan dimulai dengan penjualan flagship Mate 10, tapi Yu saat itu menolak mengungkapkan harga jual dan mitra operator yang dipilih.

Huawei sebenarnya sudah menjual beberapa varian smartphone di berbagai toko elektronik dan online AS, tapi memiliki pangsa pasar yang kecil. Pasalnya, sebagian besar konsumen AS lebih memilih membeli smartphone melalui operator seluler.

Huawei memiliki posisi yang kuat di pasar smartphone global, serta bersaing ketat dengan dua rival terberatnya, yaitu Apple dan Samsung. Namun, Huawei belum bisa mengalahkan dominasi Apple dan Samsung di AS.

"Kami akan menjual ponsel di AS melalui berbagai operator pada tahun depan (2018). Saya pikir kami bisa memberikan nilai kepada para operator dan konsumen yaitu produk, inovasi, dan pengalaman pengguna yang lebih baik," ungkap Yu pada akhir tahun lalu.

(Din/Cas)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Artikel Selanjutnya
Huawei Ogah Banting Harga Seperti Xiaomi dan Asus
Artikel Selanjutnya
Punya Prosesor Sendiri, Kenapa Huawei Nova 2 Lite Pakai Qualcomm?