Liputan6.com, Jakarta - Aplikasi transportasi online Uber menghadirkan fitur baru. Fitur tersebut adalah Schecule a Ride alias Jadwalkan Perjalanan.
Apa itu Jadwalkan Perjalanan? Berdasarkan keterangan resmi Uber kepada Tekno Liputan6.com, Rabu (5/10/2016), fitur ini memungkinkan pengguna menjadwalkan penjemputan sesuai waktu yang diinginkan.Â
"Pengguna terkadang perlu penjadwalan penjemputan sesuai waktu yang dibutuhkan, sehingga mereka yakin Uber bakal tersedia ketika dibutuhkan. Misalnya saja untuk perjalanan ke bandara pukul 04.00 pagi," tulis Uber dalam keterangan resmi.
Fitur Jadwalkan Perjalanan sebelumnya sudah bisa digunakan pengguna secara terbatas, yakni di Jakarta saja. Namun kini, pengguna di Bali, Bandung, dan Surabaya juga bisa menikmati fitur ini untuk perjalanan UberX.
"Penjadwalan perjalanan bisa dilakukan untuk 30 menit hingga 30 hari ke depan sebelum penjemputan. Pengguna bisa tenang karena Uber akan hadir ketika tiba waktunya berangkat," tulis Uber.
Lalu, bagaimana cara mengaksesnya?
1. Pilih UberX, kemudian ketuk 'Schedule A Ride' atau 'Jadwalkan Perjalanan'.
2. Selanjutnya, atur tanggal, waktu, lokasi, dan tujuan.
3. Konfirmasi detail perjalanan dan ketuk 'Jadwalkan UberX'. Pengguna bisa membatalkan pesanan kapan saja sebelum kendaraan tiba.
4. Uber bakal mengingatkan 24 jam dan 30 menit sebelum pengguna dijemput.
Sebagai informasi, harga yang diberlakukan tentu akan berbeda saat pemesanan sedang ramai.
(Tin/Why)
Uber Kini Punya Fitur Jadwalkan Perjalanan
Uber kini memiliki fitur Jadwalkan Perjalanan bagi pengguna yang ingin melakukan pemesanan beberapa waktu sebelum berangkat.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1229281/original/032747300_1462932415-uber.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Ketika Antibiotik Tak Lagi Mempan, AI Bikin Virus untuk Bunuh Infeksi Kronis18 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
- Abrasi dan Rob Ancam 400 Hektare di Batang, 1.000 Mangrove Ditanam2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal1 minggu yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382785/original/072637300_1793009878-cek_fakta_-_bantuan_pupuk.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361587/original/019138200_1790739278-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-30T103330.320.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339870/original/093361500_1788432663-WhatsApp_Image_2026-09-03_at_5.47.40_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1387197/original/077576100_1477562962-uber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316962/original/070809900_1785997998-Ilustrasi_PHK-UnsplashVitaly_Gariev.jpg)