Sukses

Tak Lupakan Area Perbatasan, Telkomsel Akan Bangun 3G di Sebatik

Liputan6.com, Balikpapan - Kota Balikpapan dipilih Telkomsel sebagai kota pertama di Kalimantan yang 'tercurah' layanan 4G Telkomsel. Selain majunya bisnis di sana, perlu diketahui Balikpapan termasuk salah satu kota yang mengalami pertumbuhan tinggi pada jumlah pengguna handset 4G. 

Kendati demikian, Telkomsel berjanji untuk tak mengabaikan layanan 3G untuk wilayah Kalimantan. Bahkan anak usaha Telkom ini bakal membangun 20 BTS teknologi 3G di Sebatik-Nunukan, Kalimantan Utara pada 2016 mendatang.

Adanya BTS 3G ini diharapkan mampu meningkatan layanan data bagi warga Indonesia yang berdomisili di wilayah perbatasan dengan Malaysia ini.

"Kami akan membangun sebanyak 20 BTS 3G di Sebatik nanti,” kata Direktur Sales Telkomsel, Mas’ud Khamid di Balikpapan, Sabtu (28/11/2015) lalu.

Mas’ud mengatakan Telkomsel ikut bertanggung jawab memberikan layanan telekomunikasi berteknologi tinggi bagi masyarakat perbatasan. Kepedulian Telkomsel diharapkan bisa meningkatkan kecintaan tanah air. "BTS Telkomsel bisa menjangkau hingga jarak 10 kilometer, masuk wilayah negara tetangga," ujarnya.

BTS di perbatasan ini, kata Mas’ud, nantinya akan ditingkatkan teknologinya hingga standar 3G. Mayoritas BTS perbatasan saat ini memang masih mengadopsi teknologi 2G dan bahkan 1G.

Telkomsel saat ini sudah mengoperasikan 128 BTS 3G di sejumlah titik perbatasan Indonesia. Acara peresmian dipusatkan di Pulau Sebatik di mana sudah ada 10 BTS 3G tambahan yang mampu melayani kebutuhan akses broadband masyarakat setempat.

Saat ini, total BTS perbatasan Telkomsel sebanyak 841 unit yang berada di garis terdepan perbatasan dengan tujuh Negara tetangga. Lokasi tersebar di perbatasan Papua Nugini (Merauke dan Jayapura), Australia (Pulau Rote), Timor Leste (Atambua), Filipina (Sangihe), Malaysia (Sebatik-Nunukan), Singapura (Batam), dan Vietnam (Kepulauan Natuna).

(abelda/cas)