Sukses

Internet Gratis Sambangi 3 Destinasi Pulau di Makassar

Liputan6.com, Makassar - Selain menyasar layanan internet gratis di kawasan umum, seperti kampus Unhas, UMI, dan Unismuh dengan memasang wireless fidelity (WiFi) atau teknologi jaringan (internet) tanpa kabel.

Sebagai aksi wujud nyata guna menyukseskan Indeks Kota Cerdas Indonesia 2015. Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan menggratiskan warganya di tiga pulau yang berada di gugusan Spermonde untuk menikmati jaringan Wi-Fi gratis.

Ketiga pulau destinasi wisata yang terletak di Kecamatan Ujungtanah itu diantaranya adalah pulau Kodingareng, Barrangcadi, dan pulau Laccukang.

Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Taufik Palaguna mengatakan, tantangan yang dihadapi kota-kota moderm saat ini, diantaranya adalah mengelola keterbatasan sumber daya energi untuk digunakan penduduk yang jumlahnya terus bertambah.

Pulau Kodingareng (Eka Hakim/ Makassar)

“Selain merambah dunia kampus dan tempat umum lainnya, program kerja yang akan direalisasikan Dinas Komunikasi dan Informatika adalah layanan internet gratis di beberapa kelurahan dan kecamatan yang tersebar di wilayah Kota Makassar,”kata Taufik Palaguna, Selasa (28/4/2015).

Menurut Taufik, keberadaan kabel fiber optic makro yang tersebar di beberapa wilayah Makassar, sudah mengganggu infrastruktur tata kota yang berujung pada banyaknya kabel yang terbentang dari satu titik ke titik lainnya.

“Makanya kabel fiber optic mikro juga lebih unggul karena dengan lebar jalur (bandwidth) yang besar. Dan kemampuan dalam mentransmisikan data menjadi lebih banyak dan cepat dibandingan dengan penggunaan kabel konvensional.

Pulau Barrangcaddi (Eka Hakim/ Liputan6.com)

Sementara itu anggota DPRD Kota Makassar asal Pulau Kodingareng, Sampara Sarif mengatakan, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) saat ini memegang peranan penting.

Sebagai contoh sederhana, lanjutnya, banyak orangtua yang berprofesi sebagai nelayan membelikan perangkat gadget, seperti smartphone atau tablet untuk menghibur anak-anak mereka.

“Bahkan ada nelayan membelikan anaknya gadget agar dapat melakukan banyak hal, seperti bermain game, menonton video, mendengarkan audio book, dan lain sebagainya,” tutur legislator asal Fraksi PPP DPRD Kota Makassar ini.

Lebih lanjut, Sampara mengemukakan bahwa tak heran bila kini banyak anak-anak yang tergolong masuk dalam kategori usia dini sering bermain dengan perangkat mobile.

(eka/isk)