Sukses

Teror Bos Cantik Yahoo, Pria Ini Dibekuk Polisi

Liputan6.com, Jakarta - Chief Executive Officer (CEO) Yahoo, Marissa Mayer, adalah salah satu perempuan terpopuler di industri teknologi. Namun di tengah popularitasnya, Mayer harus menghadapi tindakan yang tidak pantas dari seorang pria bernama Gregory Calvin King.

King harus mendekam di penjara setelah ditahan oleh pihak berwenang di San Antonio, Texas, Amerika Serikat (AS) karena diketahui menguntit Mayer. Menurut laporan laman KVUE, King mengirim emal tidak pantas dan berisi konten seksual kepada Mayer.

Menurut keterangan pihak berwenang, King selama 25 Februari - 5 Maret, mengirim 60 pesan kepada Mayer. Ternyata, ini bukan kali pertama King melakukan tindakan pelecehan terhadap Mayer.

King harus kembali ke dalam penjara karena dia telah melanggar hukuman masa percobaannya, dan kembali berkomunikasi dengan Mayer. Sebelumnya King telah menghabiskan satu tahun di penjara karena dinyatakan bersalah menguntit Mayer saat masih bekerja di Google.

Bahkan menurut laporan, pesan yang dikirim oleh King sebelumnya jauh lebih banyak. King diketahui mengirim lebih dari 20 ribu pesan via Twitter kepada Mayer pada 2011.

Beruntung, aksi terbaru King segera diketahui. Personel keamanan Yahoo terus memantau King dan kembali melaporkannya kepada polisi. Demikian seperti dilansir Business Insider, Minggu (8/3/2015).

(din/isk)

Loading