Liputan6.com, Jakarta - Para penyedia layanan telekomunikasi di Indonesia sedang berkompetisi unjuk gigi layanan berbasis 4G LTE (long term evolution). Teknologi komunikasi teranyar itu diharapkan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi dalam mengakses internet.
Namun, tindakan yang diambil operator telekomunikasi selular tersebut ditanggapi biasa saja oleh Nonot Harsono, selaku salah satu Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI).
"Internet memang sudah menjadi kebutuhan bagi sebagian orang, tapi kan kalau di Indonesia masih belum semua orang pakai internet banget. Tapi kalau operatornya mau update teknologi pakai yang paling baru ya malah bagus," ungkap Nonot.
Pria yang juga berprofesi sebagai dosen itu menyebutkan teknologi 4G LTE masih belum terlalu dibutuhkan di Tanah Air. Dalam pandangannya, teknologi 3G saja sebenarnya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan pelanggan telekomunikasi di Indonesia.
"Kecepatan dan stabilitas akses layanan data memang dipengaruhi teknologi yang dipakai, tapi sebenarnya 3G saja di Indonesia bisa cukup. Pindah ke 4G gak juga otomatis bikin akses internetnya sesuai sama kebutuhan masyarakat," tambah Nonot.
Sementara ini, penyedia layanan berbasis 4G secara komersial di Indonesia baru PT Internux lewat Bolt Super 4G yang memanfaatkan frekuensi 2,3 Ghz. Telkomsel baru juga meluncurkan layanan 4G-nya secara komersial mulai hari ini dengan memanfaatkan alokasi frekuensi 900 Mhz yang dimilikinya.
"Semoga saja teknologi 4G yang disediakan operator seluler nantinya bukan sekedar gimmick dalam strategi marketing-nya alias kualitasnya bagus. Jadi, bisa mendorong tingkat ekonomi masyarakat dan mendatangkan devisa buat negara," tandas Nonot.
(den/dew)
4G LTE Digelar, Indonesia Butuh atau Tidak?
BRTI menilai teknologi 3G saja sebenarnya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan pelanggan telekomunikasi di Indonesia.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/727423/original/058667000_1409025984-4glte_mast.jpeg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
- Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
- Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
- Jangan Diburu! Penyu Jadi Spesies Kunci dalam Keseimbangan Ekosistem Laut4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
- Saat Rak Supermarket Jadi Kunci Dorong Pola Makan Lebih Sehat dan Ramah Lingkungan4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
- Bappenas Soroti Dekarbonisasi Industri dan Pembiayaan Hijau6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
- Di KTT BRICS, Prabowo Ajak Anggota Manfaatkan Ekonomi Hijau dan Mineral Kritis1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
- Target 100 Persen Sampah Terkelola pada 2029, Ini Strategi KLH1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
- Pasar Karbon Berkualitas Bukan Sekadar Kejar Nilai Ekonomi1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346108/original/077588800_1789110397-cek_fakta_cpns_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297473/original/054602700_1784094013-cek_fakta_BRI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350433/original/029287200_1789615728-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-17T102714.549.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340558/original/047338600_1788510282-cek_fakta_-_BNI.jpg)