Liputan6.com, Jakarta - Pertumbuhan penduduk yang tinggi bisa menjadi salah satu masalah bagi kehidupan umat manusia di masa depan. Berbagai upaya mengendalikan angka kelahiran pun dilakukan oleh pengambil kebijakan di banyak negara.
Para peneliti kini tengah mengembangkan alat kontrasepsi yang lebih efektif. Mereka mengembangkan chip yang berfungsi sebagai alat kontrasepsi, yang diklaim lebih baik dari sebelumnya. Chip itu hanya perlu ditanam di bawah kulit wanita yang akan melepaskan kontrol kelahiran secara hormonal hinggal 16 tahun.
Microchip ini dikembangkan oleh Lexington Massachusetts. Mereka berharap ide mereka tentang metode baru tentang pengendalian kelahiran jangka panjang ini bisa diterima oleh masyarakat. Â 
Chip ini berukuran 20 mm x 7 mm yang mampu bertahan selama 16 tahun di bawah kulit. Setiap harinya, chip ini akan merangsang dosis harian 30 mg levonorgestrel yang saat ini biasa dipakai pada kontrasepsi hormonal atau kontrasepsi darurat.
Uniknya, chip ini bisa dimatikan dan dinyalakan sesuai keinginan pasangan pemakainya. Ketika pemakainya ingin hamil maka tinggal mematikan chip tersebut dan kembali menyalakannya ketika diperlukan.
Perangkat canggih serupa chip implan ini diklaim bisa memberikan dampak positif bagi pengguna obat jangka panjang. Hal itu dapat menghindari berbagai overdosis karena kesalahan penggunaan obat ataupun bagi pengkonsumsi obat depresi.
Saat ini, chip kesehatan berumur panjang tersebut sedang diujicoba. Kemungkinan uji pra-klinis dari perangkat chip dengan ide serupa akan dimulai pada tahun 2015 dan seterusnya.
Kondom Canggih, Bisa Kendalikan Kehamilan Sampai 16 Tahun
Alat chip kontrasepsi ini bisa mengatur hormon pengendali kehamilan selama 16 tahun.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/686312/original/r-TEEN-PREGNANCY-large570.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon6 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal1 minggu yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
- Sekolah Anak Pesisir di NTB Padukan Edukasi Lingkungan dan Ekonomi Lokal1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
- Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
- Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
- Green Economy Buka Peluang Karier Baru, Ini 5 Skill yang Perlu Disiapkan Gen Z2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4976748/original/009737400_1729605432-WISUDA_AKBAR_TAHFIDZ_QURAN_PELAJAR_TANGERANG_MENGAJI_-PJ_WALIKOTA_11.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379636/original/087884800_1792642017-Screenshot_2026-10-22_104742.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5548136/original/050648000_1775527655-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-07T090530.071.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5366712/original/012753800_1759284886-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__79_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2405851/original/011583700_1541998675-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8394971/original/091164900_1782275728-3931700569354319267.jpeg)