Natalie Sarah Ogah Ambil Stripping, Pasang Banyak Syarat untuk Syuting

Natalie Sarah memang terbilang jarang menghiasi layar kaca dalam beberapa waktu terakhir.

Diterbitkan 30 Oktober 2026, 07:00 WIB
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Natalie Sarah kembali berakting film, namun selektif memilih tawaran.
  • Ia menolak sinetron stripping karena jam kerja panjang dan jadwal tak pasti.
  • Film lebih disukai karena fleksibel, juga ada bisnis lain yang diurus.

Liputan6.com, Jakarta - Artis Natalie Sarah kembali menyapa penikmat layar lebar melalui film drama komedi terbarunya yang berjudul Kembar Tak Sama. Ia mengaku bersyukur bisa kembali menyalurkan bakat aktingnya di depan kamera.

Sosok Natalie Sarah memang terbilang jarang menghiasi layar kaca dalam beberapa waktu terakhir. Ia menegaskan bukan tak ingin kembali berakting, melainkan karena pertimbangan sebelum menerima tawaran, terutama yang menggunakan sistem produksi kejar tayang atau stripping.

"Nggak mengurangi sih. Sebenarnya mau syuting, tapi banyak syaratnya kalau aku syuting sinetron. Kalau film oke. Tapi kalau sinetron tuh kayak stripping apalagi. Kalau ditawarin, 'Pulangnya pagi nggak?' Gitu," kata Natalie Sarah di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Senin (26/10/2016).

"Jadi dari akunya tuh ada pertanyaan, 'Eh, nunggu seharian kah?' Jadi bukannya enggak mau, mau. Tapi aku banyak banget syaratnya. Jadinya mungkin, 'Ya nggak bisa, Bu. Lu harus stand by di lokasi.' Mungkin memang sekarang masih seperti itu," Natalie menambahkan.

Jam kerja yang panjang menjadi salah satu pertimbangan utama Natalie dalam memilih pekerjaan. Ia tak ingin kembali menjalani pola syuting yang mengharuskan menghabiskan sebagian besar waktu di lokasi tanpa kepastian jadwal.

"Iya, itu dia. He-eh," imbuh Natalie.

 

Kenangan Dunia Terbalik

Pengalaman selama enam tahun membintangi sinetron Dunia Terbalik masih membekas bagi Natalie. Ia mengingat betul bagaimana jadwal produksi yang padat membuat para pemain harus selalu siap mengikuti kebutuhan syuting.

"Ih, di terakhir yang sinetron aku enam tahun itu, Dunia Terbalik, itu kita sampai nunggu skrip di situ, enggak boleh ke mana-mana, enggak bisa ke luar negeri. Ya sudah selama enam tahun itu mengabdi pada sinetron," tuturnya.

Film Layar Lebar Lebih Mudah

Berbeda dengan sinetron stripping, Natalie menilai jadwal produksi film layar lebar lebih mudah disesuaikan dengan aktivitas pribadinya. Ia bisa menyelesaikan adegan dalam beberapa hari sehingga memiliki keleluasaan untuk mengatur waktu di luar pekerjaan.

"Kalau film enggak terlalu ribet, karena aku misalkan cuma berapa scene. Yang syuting itu bisa dibagi cuma berapa hari, kan. Kecuali sinetron stripping, itu yang agak sulit. Itu aja. Bagi waktunya gampang kalau film layar lebar," ungkapnya.

Kegiatan di Luar Dunia Hiburan

Selain mempertimbangkan jadwal, Natalie kini juga memiliki tanggung jawab lain di luar dunia hiburan. Ia menjalankan bisnis bersama sang suami sehingga perlu menyelaraskan antara waktu kerja, penghasilan, dan kesempatan untuk mengurus usaha.

"Nggak membatasi. Emang kepengin banget. Cuma pas dihitung-hitung lagi, maksudnya di luar syuting ini aku ada pekerjaan lain, bisnis sama suami. Kalau kita hitung-hitung, kalau jadi seorang pekerja, karyawan gitu, untuk waktunya, harinya aku nggak full. Terus cuannya pun mirip-mirip. Jadi lebih gitulah. Tapi sebenarnya dalam hati tuh kangen banget. Syuting tuh kayak sudah passion. Jadi sebenarnya emang nunggu, tapi memang belum ada yang pas," pungkas Natalie Sarah.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Patrick Stewart Meninggal Dunia di Usia 86, Berjuang Lawan Alzheimer di Pengujung Usia

m.altaf.jauhar, Ratnaning AsihTim Redaksi
Copy Link
Batalkan