Cerita Dito Darmawan Jadi Pocong di Film Conjurig, Lolos Tanpa Casting

Dito Darmawan mengaku tidak memiliki persiapan khusus ketika pertama kali dipercaya memerankan karakter Piit di film Conjurig.

Diterbitkan 30 September 2026, 07:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Dito Darmawan memerankan Piit di film Conjurig tanpa proses casting.
  • Karakter Piit mengajarkan Dito tentang fase pencarian jati diri yang umum.
  • Dito berinteraksi seniman jalanan dan beradu akting dengan Mathias Muchus.

Liputan6.com, Jakarta - Aktor muda Dito Darmawan mendapat pengalaman baru yang tidak terlupakan saat memerankan sosok Piit dalam film Conjurig. Dito pun menceritakan awal keterlibatannya dalam film garapan sutradara Tubagus Deddy tersebut.

Menariknya, Dito Darmawan mendapat tawaran bermain tanpa melalui proses casting. Ia mengaku tidak memiliki persiapan khusus ketika pertama kali dipercaya memerankan karakter Piit.

"Pas pertama ditawarin ini fun fact, proyek pertama tanpa casting. Jadi nggak ada persiapan. Berjalan proses, syuting juga di Bandung, semua proses sangat excited. Aku dikasih peran baru lewat karakter yang belum pernah aku peranin," ucap Dito Darmawan di CGV FX Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2026).

Dalam film Conjurig, Piit dikisahkan sebagai pemuda yang mengalami patah hati hingga kehilangan pekerjaan. Kondisi tersebut membuatnya menyusuri jalanan untuk mencari kembali arah hidup sekaligus menemukan jati dirinya.

Dito mengaku mendapat pelajaran berharga dari perjalanan karakter yang diperankannya. Menurut dia, proses yang dilalui Piit menjadi gambaran bahwa seseorang tidak perlu takut ketika berada dalam fase pencarian jati diri.

"Dipercaya jadi Piit bukan soal pemeran utama. Ternyata dari karakter Piit aku belajar nggak apa-apa melewati fase untuk mencari jati diri. Dari itu semua aku menemukan kehidupan Piit oh sangat umum ya seperti kebanyakan orang. Jadi aku merasa dekat," kata Dito.

 

Interaksi dengan Para Seniman Jalanan

Selain mendalami karakter, Dito sempat berinteraksi langsung dengan para seniman jalanan yang beraktivitas di kawasan Asia Afrika, Bandung. Dari pertemuan tersebut, ia mendapat gambaran mengenai alasan para cosplayer menjalani profesi tersebut.

"Pas persiapan sempat ngobrol langsung. Ketika ngobrol itu mereka semua melakukan itu selain mencari uang juga untuk passion. Selain makeup, pakai kostum yang nggak mudah, ternyata butuh keikhlasan. Ternyata jadi pocong itu nggak semudah kelihatannya. Riasannya tebal, apalagi syutingnya juga tidak hanya di malam hari, jadi makin menantang," jelas Dito.

Momen Adu Akting dengan Mathias Muchus

Dito juga mendapat kesempatan beradu akting dengan aktor senior Mathias Muchus yang berperan sebagai ayah Piit. Salah satu adegan yang paling emosional terjadi ketika Piit akhirnya mengungkapkan berbagai persoalan yang selama ini dipendam kepada sang ayah.

"Buat scene sama bapak, yang dipikirin si Piit kan kejadian sudah bertubi-tubi, dan satu-satunya tempat untuk bisa merasa lega, gue akuin aja semua," beber Dito.

Seperti Ayah dan Anak

Menurut Dito, syuting bersama Mathias Muchus berlangsung hangat dan komunikatif. Banyak diskusi yang dilakukan keduanya untuk membangun hubungan antara karakter ayah dan anak tersebut.

"Ketika proses syuting Om Muchus sangat komunikatif, jadi banyak diskusi. Ketika jalanin itu kayak bapak-anak. Aku rasa itu jadi pintu terakhir dari Piit sebelum dia jalan lain terbuka," pungkas Dito Darmawan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Ashanty Santai Tanggapi Fitnah di Medsos, Beri Resep Hadapi Orang Iseng: Jangan Dipikirin!

M Altaf Jauhar, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan