- Album "Laika" terinspirasi anjing luar angkasa, simbol kerinduan dan ditinggalkan.
- Karya Nadin terinspirasi kejadian nyata, seperti lagu banjir Jakarta 2020.
- Nadin berkolaborasi dengan 10 produser berbeda untuk eksplorasi musik baru.
Liputan6.com, Jakarta - Musisi Nadin Amizah baru saja merilis album ketiganya dengan tajuk Laika, Yang Ditinggalkan pada hari ini, Jumat (28/8/2026).
Ada nama yang tercantum di judulnya yang membuat banyak orang bertanya-tanya, siapakah sebenarnya Laika yang Nadin bicarakan?
Berdasarkan pernyataan tertulis yang diterima oleh Liputan6.com, Jumat (28/8/2026), Laika merupakan sosok nyata anjing betina yang dikirim menuju luar angkasa oleh program antariksa Uni Soviet dalam perjalanan satu arah. Nahaasnya, ia berpulang di hari keempat akibat teror overheat dan stress ekstrem yang terjadi di dalam kabin.
“Di mataku, Laika adalah sosok yang mendambakan sesuatu yang tak pernah cukup, menginginkan kasih yang tak datang, dan permohonan yang akhirnya berubah jadi amarah,” tutur pelantun “Rayuan Perempuan Gila” itu.
Melalui Laika pula, Nadin seolah-olah menggambarkan kesepian anak-anak yang ditinggalkan oleh sosok sang ayah dalam hidupnya. Menjadikan yearning, perasaan untuk berumah pada sesuatu atau seseorang, sebagai inti dari album 11 trek ini.
Karya yang Berasal dari Kejadian Sekitar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335108/original/036995500_1787910535-Nadin_Amizah_-_Laika__Yang_Ditinggalkan_-Lead-___Photo_Credit_Vony_Wong__1_.jpeg)
Penyanyi kelahiran Bandung itu pun mengungkapkan bahwa karya-karyanya berasal dari banyaknya kejadian yang ada di sekitar dirinya, yang mana menjadi ciri khas Nadin Amizah.
“Karya-karyaku selalu berasal dari pemrosesan diriku sendiri, terutama dalam melihat sesuatu,” ungkap sang pengguna akun @cakecaine tersebut.
Seperti salah satu lagu di album terbarunya itu, trek "Ditemukan Sebuah Bangkai" rupanya terinspirasi dari kisah nyata yang Nadin baca saat banjir Jakarta pada tahun baru 2020 lalu.
“Waktu itu ada mayat yang mengapung di sungai di daerah Banjir Kanal Timur, Jakarta Timur. Terus gak ada yang tahu dia siapa,” ujar puan berusia 26 tahun itu. “Bayangin, gak ada sanak keluarga atau siapa pun yang mencarinya. Gila gak?”
Sosok-Sosok di Balik Album Laika, Yang Ditinggalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335109/original/075597000_1787910648-Nadin_Amizah_-_Laika__Yang_Ditinggalkan___Album_Artwork.jpeg)
Keluar dari zona nyaman, Nadin mengajak 10 produser berbeda untuk menggarap 11 lagunya. Ada nama-nama seperti Lafa Pratomo, Baskara Putra, Enrico Octaviano, Otta Tarega, hingga Feby Putri.
“Bahkan sejak proses songwriting, aku sudah punya bayangan gimana tata soniknya. Termasuk orang-orang yang bisa menciptakannya dengan maksimal,” pungkasnya.
Hal itu pun yang menghadirkan beraneka ragam rona di dalam album Laika, Yang Ditinggalkan. “Sebagai seniman, aku selalu ingin eksplor. Ingin melakukan hal-hal yang belum pernah kulakukan,” jelas Nadin.
“Yang belum kesampaian, produce laguku sendiri. Semoga segera ya,” tambahnya.
Sesi Dengar Bersama “Kesayangan Nadin”
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335115/original/029331600_1787910840-Nadin_Amizah_-_Listening_Session_-_Image_1.jpg)
Menariknya, tiga hari sebelum perilisan album ini, tepatnya pada Selasa (25/8/2026), Nadin mengadakan sesi dengar bersama untuk para penggemarnya “Kesayangan Nadin” di 5 kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Bandung, Solo, Yogyakarta, dan Surabaya.
Sesi Dengar dihadiri oleh 885 pendengar, yang menjadi saksi pertama bagaimana cerita Laika di album Laika, Yang Ditinggalkan.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306409/original/068173500_1784877920-cek_fakta_-_pendaftaran_CPNS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334781/original/015019500_1787897918-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-28T131649.453.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5327298/original/085035000_1756177391-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__83_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316841/original/059462500_1785991327-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-06T113319.126.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335106/original/043028200_1787910375-Nadin_Amizah_-_Laika__Yang_Ditinggalkan_-Option_5-___Photo_Credit_Vony_Wong.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334508/original/038782000_1787852226-First_Look_Film_Rambut_Sewu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334822/original/068492700_1787899257-A_sincere_thank_you_to_the_SM_family_and_TME_partners_for_eight_months_of_dedicated_teamwork__ST.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334680/original/096343300_1787892639-063_2271209291.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334715/original/005110800_1787894378-Richard_Lee_dan_tim_Pengacara.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520864/original/080524300_1782448478-1000568314.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334052/original/046581800_1787818739-Caitlin_Halderman__as_Fanny_Kondoh_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333898/original/020176600_1787812706-WhatsApp_Image_2026-08-27_at_13.35.22__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334045/original/002892300_1787818569-Denny_Sumargo__as_Hajime_Kondoh_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334500/original/000347500_1787850118-WhatsApp_Image_2026-08-27_at_23.50.47.jpeg)