Lagu Baru Kotak Terinspirasi dari Anak Chua, Jadi 'Doping' buat yang Terbelenggu Rasa Takut

Chua Kotak mengungkapkan pengalaman yang menjadi latar belakang penulisan lirik “YOLO”.

Diterbitkan 22 Agustus 2026, 17:38 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Bertumbuh Bersama Penggemar

Seiring bertambahnya usia, Kotak juga berusaha membuat materi yang tetap dekat dengan kehidupan pendengarnya. Tantri menyadari banyak penggemar mereka tumbuh bersama perjalanan band selama lebih dari dua dekade.

“Akhirnya pelajaran yang kita ambil dari album terakhir kita, ya udah deh sekarang yang next-nya, yang sekarang mandiri ini sebisa mungkin circle kita serelate mungkin sama usia kita. Karena kita tahu pendengar kita itu bertumbuh bersama-sama, besarnya sama kita,” papar Tantri.

Mengenai penggunaan bahasa Indonesia dan Inggris dalam lirik, Chua mengatakan proses tersebut berlangsung secara alami. Mereka lebih banyak menyesuaikan kata-kata dengan melodi dan intonasi yang terasa paling pas.

“Dan untuk lirik sebenarnya pas musik jadi kan kita bertiga nih sempat di kamar hotel itu bikin nada pakai bahasa alien kan, workshop. Biasanya dengan notasi yang, ‘Kok ini udah cocoknya ke sini ya?’ Pas bikin, ‘Kok lebih nyampenya ke sini,’ lebih ke situ sih sebenarnya, Mas,” cerita Chua.

Band Independen

Sebagai band independen, Kotak juga berusaha mengurus berbagai kebutuhan produksi dengan kemampuan sendiri. Chua menyebut proses tersebut menjadi bagian dari perjalanan mereka untuk terus belajar.

“Jadi gitu pergerakan kami bahwa kami mau mencoba dengan cara, ya itu, izin promo, izin promo, gitu. Lebih ke pergerakan itunya kan. Apa-apa kita sebisa mungkin menjalani sendiri gitu,” pungkas Chua.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
M Altaf Jauhar, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan