JAFF Kolaborasi dengan Perbankan, Dorong Kesiapan Finansial Industri Perfilman

Amar Bank menggandeng JAFF dalam upaya menihilkan kesenjangan antara perspektif perbankan dan industri perfilman.

Diterbitkan 07 Agustus 2026, 00:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Saat kedisiplinan dan transparansi finansial terbentuk, sistem perbankan dapat mengukur tingkat kelayakan kredit (creditworthiness) secara presisi. Semakin kuat dan rapi tata kelola usahanya, semakin besar peluang serta fleksibilitas pembiayaan produktif yang dapat disalurkan," ujar Josua.

Lewat pendekatan ini, pihak Amar Bank optimistis industri film tidak hanya terus tumbuh dan menghasilkan karya yang semakin kompetitif. Pada akhirnya, diyakini akan tercipta multiplier effect bagi seluruh rantai pasok industri mulai dari rumah produksi hingga UMKM pendukungnya.

Agendakan Diskusi dengan Pelaku Industri Perfilman

Ke depannya, Amar Bank dan JAFF akan mengagendakan forum diskusi bersama enam asosiasi yang masing-masing mewakili profesi di industri perfilman. Lewat forum diskusi ini,  diharapkan seluruh ekosistem dapat mendukung percepatan inklusi keuangan bagi industri perfilman.

"Dengan partisipasi Amar Bank dan JAFF, kami mengajak para pemangku kepentingan di industri kreatif, baik asosiasi maupun pembuat kebijakan, untuk berkolaborasi bersama membangun industri film yang semakin bankable dan memperluas akses pembiayaan produktif bagi ekonomi kreatif Indonesia," tutup Josua.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan