IMDE Gelar Webinar Storytelling Film Pendek, untuk Lahirkan Karya Kreatif Berkualitas

Webinar ini juga merupakan bagian dari rangkaian Lomba Ide Cerita Film Vertikal, sekaligus memperingati 100 Tahun Frans Seda.

Diterbitkan 17 Juli 2026, 17:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Storytelling dalam Format Vertikal

Menurutnya, perkembangan platform digital membuat film pendek semakin mudah diproduksi, didistribusikan, dan dinikmati masyarakat. Format vertikal pun dinilai semakin relevan dengan kebiasaan audiens yang mengonsumsi konten melalui telepon genggam.

"Storytelling dalam format vertikal memiliki pendekatan yang berbeda. Bingkai yang lebih sempit membuat ekspresi, gestur, dan setiap pergerakan karakter terasa lebih dekat dan emosional bagi penonton. Karena itu, kreator perlu memanfaatkan karakteristik medium vertikal untuk membangun pengalaman menonton yang lebih personal, sekaligus memastikan cerita mampu menjaga perhatian audiens dari awal hingga akhir," jelasnya.

Peserta Lomba Ide Cerita Film Vertikal

Adapun Ketua Pelaksana Lomba Ide Cerita Film Vertikal, Teguh Setiawan, menjelaskan bahwa webinar ini diselenggarakan sebagai bekal bagi para peserta agar mampu membangun storytelling yang kuat, mengembangkan karakter yang menarik, serta menyampaikan pesan secara efektif dalam film berdurasi singkat sebelum memasuki tahapan seleksi karya.

Ia mengungkapkan antusiasme peserta datang dari berbagai penjuru Indonesia, mulai dari Aceh, Sulawesi, Kalimantan, Nusa Tenggara Timur, hingga Mimika, Papua. Bahkan panitia juga menemukan sejumlah kisah menarik, termasuk siswa SMP dan mahasiswa yang turut mengirimkan ide cerita karena tertarik dengan tema lomba, meskipun kompetisi ini memang diperuntukkan khusus bagi siswa SMA dan SMK.

"Antusiasme peserta benar-benar luar biasa. Kami menerima pendaftaran dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Aceh, Sulawesi, Kalimantan, Nusa Tenggara Timur, hingga Mimika, Papua. Bahkan ada siswa SMP dan mahasiswa yang ikut mengirimkan ide cerita karena tertarik dengan tema lomba. Meskipun mereka belum memenuhi persyaratan, hal ini menunjukkan bahwa minat generasi muda terhadap dunia perfilman, khususnya film vertikal, terus tumbuh di berbagai daerah," kata Teguh.

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan