Saksikan Sinetron Asmara Gen Z Episode Senin 8 Juni Pukul 17.00 WIB di SCTV

Sinetron Asmara Gen Z: Aqeela mencurahkan isi hatinya kepada Hana.

Diterbitkan 08 Juni 2026, 16:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Aqeela dilema antara Harry dan perasaannya pada Fattah yang tiba-tiba datang meminta bantuan.
  • Fattah mendesak Aqeela untuk membantu karena keselamatan Oliver terancam serius.
  • Axel mengaku membebaskan Danuel dan menegaskan hanya membela kepentingannya sendiri.

Liputan6.com, Jakarta - Sinetron Asmara Gen Z Episode Senin 8 Juni mengisahkan, Aqeela tengah mencurahkan isi hatinya kepada Hana. Dengan nada penuh kebingungan, ia mengaku bahwa selama ini dirinya selalu berusaha terlihat kuat. Namun, semua pertahanan yang telah dibangunnya seakan runtuh hanya karena satu orang, yaitu Fattah. Aqeela mengingatkan bahwa hubungan mereka sebenarnya sudah berakhir. Bahkan kini ia telah memiliki Harry yang selalu menemaninya. Meski begitu, ada perasaan aneh yang terus menghantuinya setiap kali nama Fattah terlintas di pikirannya.

Di tengah obrolan mereka, suara ketukan pintu tiba-tiba memecah suasana. Hana segera beranjak untuk membuka pintu. Betapa terkejutnya mereka saat mengetahui bahwa orang yang datang adalah Fattah. Pria itu berdiri di depan pintu dengan raut wajah serius, seolah membawa urusan yang sangat penting.

Tak lama kemudian, Aqeela keluar menemui Fattah. Hana mengizinkan keduanya berbicara, tetapi dengan satu syarat. Ia hanya memberikan waktu lima menit dan bahkan siap memasang timer agar percakapan tidak berlangsung terlalu lama. Mendengar itu, Fattah sempat terkejut. Namun tanpa membuang waktu, ia langsung menyampaikan maksud kedatangannya. Dengan nada mendesak, Fattah mengatakan bahwa ia membutuhkan bantuan Aqeela.

Di tempat lain, Harry terlihat mengendarai motornya dengan wajah penuh konsentrasi. Dalam hati, ia berharap rencana yang sedang dijalankan Fattah bisa berhasil. Menurutnya, situasi yang mereka hadapi bukanlah masalah sepele. Keselamatan Oliver kini berada dalam ancaman dan setiap langkah yang diambil harus diperhitungkan dengan matang.

Sementara itu, ketegangan juga terjadi dalam pertemuan Axel bersama Dominique dan Valerian. Axel secara mengejutkan mengungkapkan bahwa dialah orang yang telah membebaskan Danuel dari penjara. Pengakuan tersebut langsung membuat suasana menjadi hening. Valerian tampak pucat mendengar kenyataan itu, sedangkan Dominique merasa geram karena menganggap Axel sedang mempermainkan semua pihak.

Dengan nada tegas, Dominique menuntut Axel untuk menentukan keberpihakannya. Namun Axel tetap tenang menghadapi tekanan tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak berada di pihak keluarga Alveric maupun Cassarius. Menurutnya, satu-satunya pihak yang ia bela adalah dirinya sendiri. Axel memilih berjalan sesuai kepentingannya sendiri dan tidak ingin terikat dengan kubu mana pun.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Gisella Anastasia Lepas Rindu dengan Gempi Usai Liburan Bareng Gading Marten

Tim ShowbizTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan