Sarwendah Rayakan Imlek Secara Sederhana, Hormati Masa Berkabung Mendiang Ayah

Sarwendah mengungkap hal ini juga menjadi alasan ia mengenakan busana biru pada Imlek tahun ini.

Diterbitkan 18 Februari 2026, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Pasti kan kalau misalnya tiap Imlek pasti Nana masak shabu-shabu, kue lapis, biar rezekinya berlapis-lapis. Tapi shabu-shabunya boleh, kalau kue lapisnya Nana nggak boleh bikin kue lapis. Jadi akhirnya kita yang dikasih saja. Karena katanya kan kebetulan dia belum setahun, jadi nggak boleh bikin kue lapis dulu, gitu. Makanan wajib yang selalu ada pasti shabu-shabu," ucap Sarwendah.

Ayah Sarwendah Meninggal 19 Juli 2025

Seperti diberitakan sebelumnya, ayah Sarwendah, Hendrik Lo, meninggal dunia di umur 63 tahun pada Sabtu 19 Juli 2025. Sebelum mengembuskan napas terakhir, mendiang sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Menurut Sarwendah kala itu, semuanya berawal dari keluhan perut sang ayah yang muncul tiba-tiba. Ia mengatakan, sebelumnya tidak ada tanda-tanda gangguan kesehatan yang mencurigakan.

“Jadi ke dokter. Terus ke dokter, emang dicek katanya ada, nggak tahu penebalan atau apa gitu. Ternyata perlu diendoskopi, ternyata ada, kayak komplikasi,” kata Sarwendah, dilansir dari Kapanlagi.com.  

Kondisi kesehatan Hendrik Lo rupanya terus menurun dalam waktu singkat. Ia mengalami komplikasi serius yang menyebabkan sejumlah organ vitalnya gagal berfungsi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
M Altaf Jauhar, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan