Konser Anime Symphony Resonance di Jakarta Pukau Ribuan Penonton, Bangkitkan Nostalgia Masa Kecil

Konser An Anime Symphony Re: Awakening ini membawakan lagu-lagu populer anime Jepang.

Diterbitkan 27 Januari 2026, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Konser An Anime Symphony Re: Awakening
  • Nostalgia anime klasik hingga lagu terbaru dalam format orkestra.
  • Sukses dengan 2.000 tiket terjual habis.

Liputan6.com, Jakarta - Konser Anime Symphony Re: Awakening sukses digelar di Jakarta, 25 Januari 2026, pukul 15:30 WIB dan 19.30 WIB. Pergelaran seni ini memadukan nostalgia anime klasik hingga lagu terbaru dalam format orkestra.

Dipimpin konduktor dan direktur musik Avip Priatna di Jakarta Concert Orchestra (OJK) Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, acara ini menampilkan 24 lagu dengan kejutan encore yang memukau banyak penonton.

Tiket konser An Anime Symphony Re: Awakening direspons hangat para pencinta seni. Pasalnya, 2.000 tiket ludes terjual karena antusiasme penonton sangat tinggi. Akibat permintaan yang membeludak, penyelenggara menambah jadwal pertunjukan pada hari yang sama.

Konser ini cocok untuk penggemar anime lintas generasi.​ Pemilihan lagu melalui diskusi ketat, fokus pada kekuatan musikal untuk orkestra. Konser dibuka dengan "Crescent Moon Dance" dari Hibike! Euphonium, yang efektif membangun nuansa emosional.​

Lagu-lagu populer mencakup Fairy Tail, Ninja Hattori, Shinchan, dan Naruto, dipilih dari berbagai era anime untuk menjangkau selera khalayak luas.​ Total 24 komposisi dimainkan, dengan aransemen orkestra yang menghormati versi asli sambil menambahkan sentuhan segar.

 

Pemilihan Lagu dan Diskusi Ketat

"Pemilihan lagu-lagu ini juga melalui diskusi ketat dan mereka ingin sekali membawakan lagu anime. Saya mengakomodasi itu," ujar Avip Priatna ditemui usai acara, pada Minggu (25/1/2026).

Ada banyak kejutan selama konser berlangsung. Kejutan pertama, yakni "Blue Bird" dari Naruto, di mana penonton bernyanyi bersama.​ Setelahnya ada nomor "Zenzenzense" dari Kimi no Na wa.

 

Dari "Zenzenzense" ke "Butter-Fly"

Mulanya, banyak yang menduga "Zenzenzense" dijadikan tembang pamungkas dalam Konser Anime Symphony Re: Awakening. Rupanya, masih ada kejutan berikutnya yang menghangatkan hati audiens.

"Zenzenzense" disusul komposisi "Butter-Fly" dari Digimon sebagai encore akhir yang ikonis. Encore ini membuat 2.000 penonton larut dalam kenangan masa kecil yang menyenangkan. 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Fakta Unik Gisela Cindy, Dulu Sempat Tergabung di Girlband dan Lekat dengan Imej Antagonis

Nanda Salsabila Nazhifa, Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan