Liputan6.com, Jakarta - Sebuah sambutan meriah hadir dalam screening film Avatar: Fire and Ash di Los Angeles beberapa waktu lalu, bahkan sebelum filmnya tayang. Dilansir dari Deadline, Kamis (18/12/2025), hal ini terjadi karena sang sutradara, James Cameron, muncul dalam video yang diputar sebelum penayangan film. Dalam rekaman tersebut, James Cameron menegaskan sikapnya yang menolak penggunaan AI dalam Avatar untuk mengganti keberadaan aktor.
Bahkan demi memantapkan pernyataan ini, James Cameron memutuskan untuk mengungkap "resep dapurnya." Yakni bagaimana film-film Avatar dibuat — khususnya, seni dari proses penangkapan gerakan (motion capture). Dalam catatan Deadline, sebelumnya James Cameron menjaga rapat proses pembuatan Avatar. Ia khawatir bila prosesnya bocor, akan sedikit menghilangkan keajaibannya.
"Tetapi sekarang, kami menyadari bahwa orang-orang mulai menyamakan proses kami dengan AI," kata James Cameron. Padahal karyanya dibuat dengan kemampuan manusia--bukan AI.
Hal lain yang membuat sang sutradara Titanic membuka rahasia dapur, adalah memberi pengakuan kepada para bintang film ini.
“Saya menyadari bahwa kalian (para pemain Avatar) tidak mendapatkan penghargaan yang layak atas kerja keras dan pekerjaan hebat yang telah kalian lakukan… Dan orang-orang mengira peran kalian cuma pengisi suara, padahal kenyataannya jauh," kata dia.
Teknik Motion Capture
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5449303/original/030157600_1766053028-AvatarFireAndAsh_Still15.jpg)
Dalam keterangan tertulis dari Disney Indonesia yang diterima Liputan6.com baru-baru ini, James Cameron juga mengungkap sekilas bagaimana dirinya membuat Avatar 2.
Proses syuting Avatar: The Way of Water dan Avatar: Fire and Ash dimulai sejak September 2017 dan berlangsung selama 18 bulan. Seperti film-film sebelumnya, Avatar: Fire and Ash diproduksi di Selandia Baru dengan melibatkan lebih dari 1.500 kru.
James Cameron menangkap akting Sam Worthington dkk dengan teknologi motion capture. “Setiap ekspresi, gerakan, dan emosi adalah hasil penampilan mereka," kata dia. Setelah data mengenai hal ini dikumpulkan, giliran tim artistik yang bekerja. "Setelah terekam, tim artistik bekerja tanpa henti untuk menghidupkan karakter dan dunia Pandora ke dalam layar,” ujarnya.
Bertabur Sineas Peraih Penghargaan Prestisius
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5363058/original/063965800_1758880246-download.jpeg.jpg)
Sejumlah sineas-sineas yang terlibat dalam proyek besar, bekerja sama dengan James Cameron di Avatar. Termasuk sinematografer pemenang Oscar Russell Carpenter, ASC (Titanic); desainer produksi Dylan Cole (Maleficent); editor Stephen Rivkin, ACE (Pirates of the Caribbean: Dead Man’s Chest); dan senior visual effects supervisor peraih lima Academy Award, Joe Letteri (King Kong, The Lord of the Rings: The Return of the King).
Sementara untuk special effect, James Cameron memercayakan pada tim Wētā FX dengan VFX producer Nicky Muir (Black Panther: Wakanda Forever); adapun komposer pemenang Grammy, Simon Franglen (Titanic) juga diajak ikut serta.
Sinopsis Avatar: Fire and Ash
Setting film Avatar: Fire and Ash hanya berselang beberapa pekan setelah pertempuran di Pandora dengan Bangsa Langit.
Jake Sully (Sam Worthington) dan Neytiri (Zoe Saldana) masih berduka dengan amat sangat atas kematian putra mereka, Neteyam. Begitupun dengan anak mereka Lo'ak (Britain Dalton) yang masih merasa bersalah dengan kejadian ini, si bungsu Tuk (Trinity Jo-Li Bliss); serta dua anak angkat mereka Kiri (Sigourney Weaver) dan Spider (Jack Champion). Jake Sully dan Neytiri memutuskan agar Spider diungsikan dekat dengan bangsa manusia--mengingat persediaan maskernya menipis.
Akhirnya kesepakatan dibuat, Spider diantar menuju rumah barunya bersama seluruh keluarga, dengan menumpang kapal pedagang. Nahas, di tengah perjalanan mereka diserang oleh klan Mangkwan atau Ash People yang dipimpin seorang tsahik bernama Varang (Oona Chaplin).
Serangan Ash People membuat keluarga Jake Sully tercerai berai. Lo'ak, Kiri, Spider, dan Tuk dikejar-kejar oleh anak buah Varang. Kondisi makin kritis begitu disadari bahwa masker oksigen Spider habis, tanpa ada pengganti. Namun di tengah keputusasaan, keajaiban dari Eywa terjadi pada Spider.
Namun berkah untuk Spider ini sekaligus membawa kutukan tersembunyi. Kemampuannya bisa menjadi jawaban untuk manusia bisa menginvasi Pandora secara besar-besaran. Kolonel Miles Quaritch (Stephen Lang) yang mengetahui kemampuan baru Spider, makin punya alasan untuk mengejar Jake Sully dan keluarganya.
Peperangan besar-besaran, tak terelakkan di Pandora.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5449107/original/098544100_1766047506-Avatar_Fire_and_Ash_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1405928/original/066061900_1479186649-avatar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8901298/original/009057900_1782944367-Belgium_s_Youri_Tielemans__left__celebrates_with_Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263356/original/061813100_1781903816-AP26170714954300-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8899597/original/014754500_1782943656-Belgian_players_celebrate_youre_tieleman_s_goal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261500/original/047650500_1781713643-bosnia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263358/original/034169000_1781903942-063_2282397014.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8860259/original/052842500_1782927734-063_2284210517.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8566533/original/022742400_1782517134-senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8857137/original/028052200_1782926603-000_B8XV4GC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8853200/original/078672700_1782925162-063_2284202015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)