Laporan Liputan6 dari Polandia: Impak Influencer Jadi Penyuara Skincare dan Kosmetik, Tanpa Gelar Duta

Sejumlah perusahaan kosmetik dan skincare di Polandia merespons perubahan zaman. Salah satunya, berkolaborasi dengan influencer dan kreator konten.

Diterbitkan 20 Oktober 2025, 22:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Era digital melahirkan sejumlah selebritas kondang di jagat maya. Mereka biasanya disebut selebgram, influencer, YouTuber, hingga kreator konten. Dengan jumlah pengikut ratusan ribu hingga puluhan juta, wajar jika suara mereka didengar publik.

Indonesia punya Rachel Vennya, Tasya Farasya dan lain-lain. Negara lain juga punya jagoan yang lahir dari “rahim” dunia maya, termasuk Polandia. Influencer punya spesialisasi masing-masing. Yang paling populer bisa jadi beauty influencer.

Mereka kerap dipinang perusahaan kosmetik dan skincare. Kunjungan Liputan6.com ke Polandia pekan lalu menelusuri bagaimana perusahaan kosmetik dan skincare berdaptasi dengan perubahan zaman dengan merespons lahirnya para influencer.

Bahkan, ada perusahaan yang terang-terangan mengucap selamat tinggal kepada jabatan duta alas brand ambassador (setidaknya untuk saat ini). Mereka beralih ke strategi promosi partnership dengan para influencer dalam kampanye tertentu.

Bell, perusaan kosmetik Polandia yang berdiri sejak tahun 1983, misalnya, buka kartu betapa pergerakan zaman tak bisa ditahan. Kepekaan merespons perubahan zaman dan kecermatan menyusun strategi adalah kunci.

 

Impak Influencer Papan Atas

Bell adalah pemain lama dalam industri kecantikan di Polandia. Kali pertama, ia meluncurkan produk berupa lipstik pada 1989. Lini kecantikan ini mulai mengekspor produk empat tahun kemudian. Ritual ekspor tak melenakan mereka.

Sekitar 15 tahun kemudian, Bell membanggun gedung pertama di kawasan Jozefow dengan lanskap pedesaan dan hutan teduh. Setelahnya, era digital melaju makin kencang. Bell mulai beradaptasi dengan mengubah strategi pasar.

“Pada 2022, kami mengintensifkan kerja sama dengan sejumlah influencer. Gebrakan yang jadi bagian dari proses adaptasi terhadap perkembangan zaman ini membuahkan hasil,” kata Chief Operating Officer Bell, Pawel Grabowski.

>Influencer yang dipinang Bell tak main-main. Selebgram dengan 1,4 jutaan pengikut Ewa Grzelakowska-Kostoglu diajak kolaborasi. Publik mengenalnya dengan Red Lipstik Monster. Selain itu, ada Genzie dengan setengah jutaan pengikut.

Dua pesohor lain, yakni Martyna Grzenkowicz Peachee dan Izabela Wojciechowska, masing-masing punya 100 ribuan pengikut. Impaknya, tahun lalu, penjualan produk Bell terkerek di kisaran 35 hingga 45 persen.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

“Tahun lalu saja, terdapat 94 juta lebih produk Bell yang terjual dengan rincian, lipstik 21,5 persen, produk untuk mata 20 persen, dan produk perawatan wajah dan kosmetik mencapai 58,5 persen. Dari yang 58 persen itu, foundation terlaris,” Pawel Grabowski merinci.

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan