Mengenal Lapas Super Maximum Security Nusakambangan Tempat Ammar Zoni Ditahan, Tertinggi dari 4 Level yang Ada

Ammar Zoni menghuni Lapas Nusakambangan kategori super maximum security yang diperuntukkan bagi narapidana dengan risiko tinggi atau kasus sangat berat (high risk), termasuk kejahatan terorisme dan peredaran narkoba dalam lapas.

Diterbitkan 19 Oktober 2025, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Setiap enam bulan akan dilakukan asesmen terhadap narapidana untuk menilai perubahan perilaku mereka. Hasil yang positif, memungkinkan status penempatannya akan ditinjau kembali. 

"Kalau hasil asesmen menunjukkan perubahan perilaku yang baik, maka bisa dilakukan penurunan level pengamanan. Namun, bila belum menunjukkan perubahan, mereka tetap ditempatkan di sel super maksimum,” kata Rika Aprianti. 

Dengan begitu, ke depannya masih ada kemungkinan Ammar dipindahkan ke lapas maximum security.

Tiga Lapas Kategori di Bawahnya

Lapas maximum security diperuntukkan bagi narapidana dengan risiko tinggi, yang masih menjalani masa awal hukuman, dan belum menunjukkan perubahan perilaku yang signifikan. Selain itu, narapidana yang terjerat kasus kejahatan berat tetapi belum mencapai kategori tertinggi, juga ditahan dalam lapas ini.

Tahanan dalam lapas dengan ini akan ditempatkan di sel dengan pengawasan yang ketat. Selain itu, mereka tetap mengikuti pembinaan kepribadian dan kerohanian, serta aktivitas pemberdayaan bagi narapidana.

Selanjutnya di kategori medium security diperuntukkan bagi narapidana dengan risiko sedang. Yaitu mereka yang telah menunjukkan perilaku baik, disiplin, dan aktif mengikuti program pembinaan. Di lapas ini, narapidana tak hanya bisa berinteraksi lebih leluasa dengan sesama penghuni, bahkan ikut pelatihahan kerja dan kegiatan produktif lain. 

Terakhir, adalah kategori minimum security untuk narapidana dengan risiko rendah, kasus non-kekerasan, dan umumnya yang telah mendekati masa bebas serta berkelakuan baik.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan