Potret Teras Rumah Tompi Gaya Industrial, Bisa Jadi Inspirasi

Detail teras industrial: gerbang baja berlubang, beton ekspos, pintu oranye geser, dan koridor dramatis berlampu LED.

Diperbarui 14 Agustus 2025, 16:47 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Rumah dokter sekaligus musisi Tompi dikenal memiliki karakter unik yang memadukan fungsi, estetika, dan kenyamanan. Salah satu area yang paling mencuri perhatian adalah bagian teras yang mengusung konsep industrial dengan sentuhan modern yang tegas. Desainnya memadukan material jujur seperti baja, beton ekspos, dan lantai bertekstur, berpadu dengan aksen warna mencolok yang menghidupkan suasana.

Tak hanya berfungsi sebagai ruang transisi, teras rumah ini juga menjadi “etalase” gaya arsitektur sang pemilik yang berani bermain kontras namun tetap selaras. Dari gerbang besar berdesain perforasi hingga lorong dramatis dengan pencahayaan tersembunyi, setiap detailnya dirancang untuk menciptakan pengalaman visual sekaligus memperkuat karakter bangunan secara keseluruhan.

Gerbang Perforasi Skala Besar: Statement Industrial di Paling Depan

Pada foto pertama terlihat garasi mobil, yang tertutupi bidang gerbang logam berukuran ekstra lebar dengan pola perforasi rapat yang teratur, kemungkinan berupa lembar baja berlubang (perforated steel) berlapis cat powder-coating warna cokelat tua atau finishing menyerupai baja berkarat (corten look) sehingga menghadirkan tekstur visual yang kaya sekaligus tetap tahan cuaca.

Konstruksi gerbang terintegrasi dengan kusen masif dan sebuah pintu akses kecil di sisi kiri, sementara dinding sekelilingnya menggunakan beton ekspos atau plester semen bertekstur yang dibiarkan alami tanpa banyak ornamen, serta area lantai carport memakai slab ubin outdoor berformat besar berwarna gelap yang disusun dengan nat tipis agar terlihat bersih dan luas, ditambah jalur paving bermotif di sisi depan untuk memecah monoton serta membantu aliran air.

Bidang Dinding Abu dan Aksen Pintu Oranye

Pada foto kedua, fokus beralih ke dinding finishing semen ekspos berwarna abu yang terasa kasar namun rapi, yang memberikan latar netral agar elemen lain menonjol, terutama panel pintu berwarna oranye terang di belakang tokoh yang tampak di frame.

Komposisi ini menunjukkan strategi industrial yang sering dipakai: mayoritas bidang memakai warna monokrom dan material “jujur”, lalu diberi satu titik aksen super-kontras sebagai penanda arah masuk, sedangkan lantai tetap konsisten dengan ubin outdoor gelap anti-selip untuk kepraktisan perawatan di area yang berpotensi basah.

Panel Oranye Berdaun Lebar: Elemen Arsitektural Sekaligus Art Piece

Pada foto ketiga, panel oranye terlihat sedang digeser, memperlihatkan bahwa elemen tersebut kemungkinan besar merupakan daun pintu geser logam berukuran jumbo dengan rangka struktural yang terekspos pada permukaannya, sehingga selain berfungsi sebagai pintu juga berperan sebagai karya visual yang kuat.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Rel pintu tampak tersembunyi atau disamarkan, menguatkan kesan minimal dan rapi, sementara keberadaan pintu geser besar memberi fungsi screening privasi dari jalan sekaligus menjadi pengarah sirkulasi menuju ruang dalam tanpa perlu signage berlebihan berkat warnanya yang sangat mencolok.

Halaman
Show All
Andre Kurniawan Kristi, Alieza NurulitaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan