Eksklusif Atiqah Hasiholan: Jadi Dukun Di Film Horor Kampung Jabang Mayit, Lelah Fisik dan Mental

Atiqah Hasiholan kembali ke layar lebar lewat Kampung Jabang Mayit karya sineas Wisnu Surya Pratama. Ia memerankan Ni Itoh, dukun di Desa Rangkaspuna.

Diterbitkan 10 Juli 2025, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

“Ada hal-hal yang akhirnya dia memutuskan untuk menjadi seorang dukun aborsi. Dia mengajak orang menumbalkan janin. Di balik itu ada misi dan masa lalu walaupun enggak diceritakan di film ini dan bagaimana dia menyikapinya,” Atiqah Hasiholan menuturkan.

Lelah Fisik dan Mental

“Tapi mungkin mukaku cocok untuk jadi dukun,” ucapnya lalu tertawa. Menilik trailer yang telah tayang di bioskop maupun medsos, kostum tokoh film ini memadukan elemen sejumlah daerah. Karena tak merujuk pada daerah tertentu, ini jadi tantangan sekaligus kemudahan.

Ada kostum yang mirip baju kurung, namun ada pula ornamen atau hiasan mirip Bali. Intinya Bhinneka Tunggal Ika. Ini memudahkan, karena Atiqah Hasiholan tak harus mempelajari aksen atau dialek bahasa daerah tertentu.

Namun menantang karena harus mengintepretasikan atau menciptakan gaya sendiri. Atiqah Hasiholan menyimpulkan, main syuting film horor lebih melelahkan. Kampung Jabang Mayit sendiri syuting di Yogyakarta sekitar 3 minggu.

“Kalau capai, lebih capai horor ya. Secara fisik sama mental. Tapi soal berproses dan pemeranan sama saja (dengan genre lain). Ada adegan pakai sling, makeup-nya lebih lama, secara mental juga harus menjaga ketegangannya. Itu berat,” Atiqah Hasiholan mengakhiri.

 

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan