Pengakuan Cut Mini Dari Jadi Covergirl Majalah Tahun 1989 Hingga Model Klip Bidadari Andre Hehanussa

Salah satu aktris yang dinilai punya karier sempurna yakni Cut Mini. Ia telah meraih dua Piala Citra Pemeran Utama Wanita dan Pendukung Wanita Terbaik.

Diperbarui 18 Juni 2025, 10:21 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Cut Mini dikenal sebagai aktris dengan karier cemerlang, meraih Piala Citra untuk perannya di film Athirah dan Dua Garis Biru, serta sukses membintangi film box office seperti Laskar Pelangi.
  • Awal karier Cut Mini dimulai secara tidak sengaja ketika kakaknya mendaftarkannya sebagai Covergirl majalah Mode pada tahun 1989, meskipun saat itu ia masih SMP dan tidak memiliki pengalaman di dunia modeling.
  • Setelah menjadi Covergirl, Cut Mini membintangi video klip “Bidadari” dari Andre Hehanussa yang sangat populer pada masanya, meskipun awalnya ia sempat meminta untuk mendengarkan lagunya terlebih dahulu sebelum menerima tawaran tersebut.

Liputan6.com, Jakarta Salah satu aktris yang dinilai punya karier sempurna di dunia seni adalah Cut Mini. Ia meraih dua Piala Citra Pemeran Utama Wanita Terbaik via Athirah dan Pemeran Pendukung Wanita Terbaik berkat Dua Garis Biru. Cut Mini juga berkali mencetak box office.

Salah satu yang dikenang publik, performanya sebagai Bu Muslimah dalam Laskar Pelangi karya Riri Riza (2008). Film yang diadaptasi dari novel karya Andrea Hirata ini meraih 4,7 jutaan penonton. Karier Cut Mini bermula dari Covergirl majalah Mode pada 1989.

Tak pernah mengenyam pendidikan sekolah model, Cut Mini didaftarkan kakaknya ikut kontes Covergirl. Kala itu, model klip lagu “Bidadari” dari Andre Hehanussa itu masih SMP. Lingkar pergaulan Cut Mini pun tak seluas yang dibayangkan.

“Didaftarkan kakak. Kakakku agak kesal karena adiknya pada saat itu SMP. Enggak gaul. Enggak suka difoto, kayak laki aku itu tepatnya. Senangnya cuma main sama anak-anak di kompleks rumah. Gaul sama teman sekolah juga malas,” katanya.

Pergi ke Pacuan Kuda

Masih segar dalam ingatan, hari itu, Cut Mini pulang sekolah lalu tidur siang. Agendanya sederhana saja. Bangun jam 16 lalu belajar mengaji. Sang kakak kemudian mengajak Cut Mini kabur dari rumah untuk sebuah “misi rahasia.”

“Bangun jam 16 karena harus mengaji sampai akhirnya ditarik kakakku nomor lima, ‘Icut ayo kita pergi!’ Pakai baju, muka masih berantakan, ke pacuan kuda di Rawamangun Jakata Timur,” Cut Mini berbagi cerita dalam program Bincang Liputan6.

 

Foto Tanpa Makeup, Lipstik, dan Bedak

“Ada sepupu aku baru pulang dari Amerika Serikat yang memang belajar fotografi di sana sekalian sekolah. Dia fotoin aku. Aku sudah bete saja. Asli muka enggak pakai makeup, lipstik, bedak, terus di pipi aku masih ada garis bekas bantal gitu deh,” akunya.

Formulir pendaftaran Covergirl berikut foto terbaru Cut Mini dikirim ke redaksi Mode. Beberapa hari kemudian, ia menerima amplop putih bertajuk Covergirl Mode 89. Setelahnya, Cut Mini melenggang ke panggung Covergirl. Kariernya dimulai dari sana.

 

Sok Tahu Banget Sih Lo?

Sekitar 6 tahun kemudian, Cut Mini muncul di video klip legendaris “Bidadari” dari Andre Hehanussa. Kisahnya bermula ketika ia berada di kantor rumah produksi Avant Garde yang kala itu sedang mencari model klip “Bidadari.” Ditawari, Cut Mini tak langsung mengiakan.

“Saya bilang, ‘Boleh enggak saya dengeri lagunya?’ Dengerin, ternyata lagunya memang enak. Sesimpel itu. Malah saya merasa kayak: Sok tahu banget sih lo harus dengerin lagunya dulu. Seharian kami syuting videoklip di Puncak,” Cut Mini mengenang.

“Bidadari” jadi hit besar di sisi “Kuta Bali” dan “Karena Kutahu Engkau Begitu.” Cut Mini juga menjadi video klip “Kuta Bali.” Album Bidadari menjadi cetak biru bagi solis pria Indonesia yang muncul setelahnya.

Generasi 90-an mengenang video klip “Bidadari” bersama kecantikan Cut Mini di dalamnya. Wawancara khusus kami bersama Cut Mini bisa Anda saksikan dalam program Bincang Liputan6 dengan klik di sini. Selamat menyimak.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Ruben Onsu Jalani Sidang Gugatan Hak Asuh, Diawali Mediasi

Wayan Diananto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan