Anime Sakamoto Days: Ketika Pembunuh Bayaran Menjadi Pemilik Toko Kelontong

Sakamoto Days mengisahkan Taro Sakamoto, mantan pembunuh bayaran yang pensiun untuk hidup tenang, namun terpaksa kembali ke dunia kriminal.

Diterbitkan 28 Februari 2025, 21:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Kritik terutama ditujukan pada beberapa adegan aksi yang dianggap kurang memuaskan dan beberapa bagian cerita yang dipotong. Hal ini memicu diskusi di kalangan penggemar mengenai kemungkinan remake di masa depan.

Namun, meskipun ada kritik, anime ini tetap menarik perhatian banyak orang. Kombinasi antara aksi menegangkan, komedi ringan, dan kisah keluarga yang mengharukan, membuat Sakamoto Days layak untuk ditonton.

Banyak penonton yang merasa terhubung dengan karakter-karakter dalam cerita ini, terutama dalam menghadapi tantangan dan konflik.

Musik dan Lagu Tema

Musik juga menjadi salah satu daya tarik dari anime Sakamoto Days. Lagu pembuka berjudul "Hashire Sakamoto" (走れSAKAMOTO, artinya 'Larilah, Sakamoto') dinyanyikan oleh Vaundy. Sementara lagu penutupnya berjudul 'Futsū' (普通, artinya 'Biasa') dinyanyikan oleh Conton Candy.

Kedua lagu ini berhasil menciptakan suasana yang tepat untuk setiap episode, menambah pengalaman menonton yang lebih mendalam.

Secara keseluruhan, Sakamoto Days adalah anime yang menarik perhatian karena perpaduan unik antara aksi, komedi, dan drama keluarga. Meskipun terdapat beberapa kritik terhadap adaptasi animenya, Sakamoto Days tetap patut ditonton bagi penggemar genre ini maupun pembaca manga aslinya.

Mang

a Sakamoto Days karya Yuto Suzuki juga telah beredar lebih dari 7 juta kopi hingga Desember 2024, menunjukkan popularitas yang terus meningkat.

Mari kita nantikan kelanjutan kisah Sakamoto dan bagaimana ia menghadapi tantangan dari masa lalunya!

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan