Tony Vialy Kenang Pesan Terakhir Mendiang Galang Rambu Anarki Putra Iwan Fals untuk Bunga

Sebelum Galang Rambu Anarki berpulang untuk selamanya, ia tetap memikirkan keutuhan band Bunga dan menitipkannya kepada Tony Vialy.

Diterbitkan 09 Januari 2025, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
p>"Jadi ada kondisi di mana saya harus rehab dan posisi vokal Bunga digantikan Anda (untuk album ketiga). Tapi Anda sibuk dengan soundtrack film... Setelah itu, Bunga sempat terbengkalai... Pada saat saya rehab, saya bilang ke basis (Danial), 'Gua kan rehab, tolong lu jaga supaya jangan bubar, karena ini permintaan Galang," jelas Tony.

"Galang sebelum meninggal itu pernah ngomong, 'Bunga jangan bubar... Ton, lo pegang Bunga, Ton!' Gua bingung kan, 'Memang lu mau ke mana?' Terus pas mau tidur, 'Ton, Bunga titip, ya.' 'Memang mau ke mana sih, lu? Sudah tidur saja.' Tiga hari kemudian meninggal. Jadi kayak semacam pesan yang sebaiknya dijaga," terangnya.

Mempertahankan Bunga dengan Merilis Single Setelah Album Keempat

Setelah Tony kembali menjadi vokalis Bunga, ia konisiten menjaga permintaan Galang agar Bunga eksis selamanya. Tony pun terlibat kembali dengan Bunga dalam penggarapan album keempat, Dari Teman Untuk Teman yang dirilis pada 2015.

Setelah album tersebut rilis, Tony mendorong rekan-rekannya di Bunga terus berkarya hingga lahirlah sejumlah single sejak 2019 hingga yang terbaru pada 2024. Mulai dari rilis ulang "Kasih Jangan Kau Pergi" (2019), "Perancah Rindu" (2019), "Majulah Menang" (2022),"Kerinduan" (2022), "Melangkah" (2023), hingga "Diam" (2024).

"Manggung terakhir masih sama dengan formasi album keempat, tahun 2019, masih sempat manggung. Tapi begitu COVID-19, tim sebelumnya sudah masing-masing dan susah dihubungi. Akhirnya saya hubungi mereka lewat chat, intinya saya jalani (dengan cara sendiri)," jelas Tony.

 

Bongkar Pasang Personel hingga Mendapatkan yang Cocok

Selama menghidupkan Bunga kembali, bukan berarti langkah Tony Vialy mulus. Bongkar pasang personel Bunga tak terhindarkan. Berkat kegigihan dan konsistensi, Tony berhasil menemukan personel yang pas. Mereka adalah Orwin Ramawan (gitar), Yogi Wibowo (bas), dan Peter Michael Laquais (drum).

"Dari situ ketemu teman-teman yang ini. Tapi sebelumnya ada lagi, sebelum formasi sekarang, ada lagi beberapa, bongkar sambung gitulah. Kalau dihitung saat itu ada enam single yang rilis tapi enggak promo, yang penting supaya kami tetap eksis saja. Karena mau cari produser ke mana," ungkap Tony.

"Akhirnya, ya sudah dengan apa adanya, patungan, lalu rilis. Sekarang bisa rekaman di rumah masing-masing. Jadi kami ini eksisnya dengan rilis-rilis single dulu. Hingga saat ini kami pun masih single juga karena belum ada label," ujarnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan