Sekali lagi, 500 ribuan. Berakhir di 9,125 juta, Agak Laen jadi film berbasis skenario asli terlaris sepanjang sejarah. Di FFI 2024, Agak Laen diganjar Piala Antemas, piala khusus untuk film Indonesia terlaris pada tahun kompetisi digelar.
Ketika Kang Mak Membuka 3 Besar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4928530/original/037973500_1724679511-Vino_G_Bastian_3.jpg)
Setengah tahun kemudian, Indra Jegel melahirkan Kang Mak, ulang buat dari film Thailand sukses berjudul Pee Mak. Karya sineas Herwin Novianto ini menumbangkan pencapaian Laskar Pelangi dan Habibie & Ainun lantaran mendatangkan 4,8 jutaan penonton.
Formasi pemain Kang Mak From Pee Mak hampir sama dengan Miracle In Cell No. 7 yang dirilis pada 2022 dan merangkul 5,8 jutaan penonton. Para pemain yang dimaksud, Vino G. Bastian, Marsha Timothy, Indra Jegel, Rigen Rakelna, Indro Warkop, dan Tora Sudiro.
“Kang Mak juga begitu. Selama perjalanan (berkarya) bertemu lagi dengan para pemain yang sama, sepemikiran, saya happy banget,” ungkapnya. Indra Jegel mengamini, formasi tangga box office Indonesia tahun ini sangat menarik.
Puncak box office dihuni Agak Laen (komedi). Posisi runner-up ditempati Vina: Sebelum 7 Hari (horor). Tiga besar dibuka oleh Kang Mak From Pee Mak (horor komedi). Peringkat keempat diisi Ipar Adalah Maut (drama). Badarawuhi di Desa Penari berada di lima besar.
Merespons beragamnya genre di lima besar tangga box office, Indra Jegel merespons, “Saya merasa sejatinya film Indonesia kuat di semua lini. Kultur komedi kita besar banget. Drama kita punya sinetron, source novel banyak banget dari zaman dulu.”
Makin Sehat Sinema Indonesia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5066445/original/033883300_1735221738-Indra_Jegel_1.jpg)
Sementara itu, horor Indonesia punya banyak sumber dari urban legend, kultur daerah yang bernuansa mistis, hingga utas viral di medsos. Indra Jegel berharap, berwarnanya wajah di tangga box office membuat para pelaku industri berkaca.
“Dulu ketika horor laku, semua ikut-ikutan bikin horor. Sekarang jadi beragam (genrenya),” ia mengulas. Beragamnya genre, kata Indra Jegel, tak hanya menyehatkan industri sinema. Dampak lain, mengasah kreativitas para pelaku termasuk aktor.
“Sebagai pelaku industri film khususnya, saya bersyukur (terjadi diferensiasi di tangga box office). Artinya, kemungkinan saya untuk menyeberang ke genre lain pun jadi terbuka lebar,” komika kelahiran Binjai, 5 November 1989, menambahkan.
Catatan lain, sepanjang tahun ini film Indonesia berhasil menjual lebih dari 78 juta tiket. Ini kali pertama terjadi. Terbanyak dalam sejarah sinema Tanah Air. Indra Jegel berterima kasih kepada penonton film Indonesia. Kini, film lokal tak perlu gentar dengan barang impor.
Pencapaian ini pantas dirayakan. Namun jangan lupa, ada sejumlah catatan yang perlu ditindaklanjuti pelaku industri. Yang jadi fokus Indra Jegel salah satunya, komitmen soal jam kerja para pemain maupun kru film.
Dengan kata lain, syuting sehat. Jika pekerja seni sehat, Indra Jegel yakin sinema Indonesia pun makin sehat di masa mendatang. “Ada beberapa hal yang jadi konsen saya, jam syuting sehat misalnya. Semoga itu bisa dipegang dan jadi PR kita bersama,” Indra Jegel mengakhiri.
Terus bersinar, Indra Jegel!
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1380637/original/001329300_1477021257-Infografis_Film_Indonesia_revisi.jpg)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292785/original/068110200_1783657736-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T112807.834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292724/original/032902100_1783654519-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T102917.054.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5532976/original/075889100_1773717683-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-17T102114.591.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5560136/original/057890300_1776659894-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-20T113652.901.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5066444/original/020862900_1735221738-Indra_Jegel_0.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264044/original/048184800_1782061399-063_2282635876.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289370/original/055592900_1783402351-belgia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288262/original/025055100_1783308426-eng5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292649/original/094376400_1783641258-Achraf_Hakimi_dan_Ayyoub_Bouadd.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288081/original/061472300_1783298244-nor8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289008/original/052236500_1783385709-sp2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292646/original/028409800_1783639977-Facundo_Tello.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292621/original/094494100_1783638050-fran1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292619/original/010111700_1783634834-000_B9T69X7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292618/original/088093700_1783634462-000_B9T74UT.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292617/original/012709000_1783634462-000_B9T69YH.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4261503/original/087816000_1671051714-AP22348707544069.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5066445/original/033883300_1735221738-Indra_Jegel_1.jpg)