Makara Production Tawarkan Perspektif Berbeda dalam Film Pulung Gantung

Pulung Gantung digambarkan sebagai bola api yang membawa kutukan, khususnya pada individu yang sedang mengalami stres.

Diterbitkan 19 Desember 2024, 07:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Legenda urban Pulung Gantung menjadi kisah yang sangat populer di Gunungkidul, Yogyakarta. Hingga kini, sebagian masyarakat di sana masih mempercayai mitos bahwa fenomena ini menjadi penyebab seseorang mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Menurut kepercayaan lokal, Pulung Gantung digambarkan sebagai bola api yang membawa kutukan, khususnya pada individu yang sedang mengalami stres, depresi, atau kehilangan keimanan. 

Berdasarkan data,  sepanjang 2021 tercatat 38 kasus bunuh diri di Kabupaten Gunungkidul, dengan 37 di antaranya dilakukan dengan cara gantung diri. Angka ini meningkat dibandingkan tahun 2020. Kisah mistis yang terus melekat ini menjadi inspirasi berbagai karya kreatif, mulai dari cerpen, novel, hingga film, bahkan diadaptasi oleh rumah produksi luar negeri.

Makara Production akan merilis film Pulung Gantung pada 2025. Produser Shankar R menyatakan bahwa film ini menawarkan pendekatan berbeda dari mitos yang ada. “Kami ingin membalikkan pandangan negatif dari mitos ini. Melalui film ini, kami ingin menunjukkan bahwa ada jalan keluar di setiap masalah, dan masyarakat tidak perlu terjebak pada kepercayaan yang tidak memberdayakan,” ungkap Shankar dalam jumpa pers di Manggarai, Jakarta Selatan, baru-baru ini. 

Hal serupa disampaikan Rama Tribudiman, Executive Producer film ini. “Sejak awal pengembangan cerita, kami sudah menegaskan bahwa film ini tidak sepenuhnya mengikuti mitos. Tujuannya agar penonton mendapatkan nilai positif dan pandangan baru ketika selesai menonton,” ujarnya.

 

Sinopsis Film Pulung Gantung

Film ini bercerita tentang perjalanan Ryan, Alana, Ben, dan Elsa yang pergi ke Desa Rawapendem untuk melayat mendiang ayah Ryan, Prasetyo. Namun, setibanya di desa, mereka mendapati bahwa Rawapendem tengah dilanda kutukan Pulung Gantung. Fenomena mistis ini digambarkan sebagai bola api yang masuk ke rumah warga dan menguasai mereka yang rentan, membuat mereka mengakhiri hidup dengan gantung diri.

Dalam kisah ini, Alana—kekasih Ryan—menjadi korban berikutnya setelah kerasukan Pulung Gantung. Ryan, Ben, dan Elsa pun berjuang keras menyelamatkan Alana dari kuasa makhluk mistis tersebut. Di tengah perjuangan mereka, muncul sosok jin khodam bernama Nyi Darsih, penjaga leluhur Marlina, yang memberikan petunjuk untuk menaklukkan Pulung Gantung menggunakan cincin sakti Ki Sangkut. Namun, cincin itu menjadi rebutan antara Ryan, yang ingin menyelamatkan Alana, dan Prasetyo, yang berambisi menjadi sakti dan memusnahkan kutukan tersebut.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Halaman
Show All
Aditia Saputra, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan