Isi Lengkap Pernyataan Seungkwan Seventeen yang Penuh Nyali, Bersuara Tegas di Tengah Kisruh HYBE

Langkah Seungkwan Seventeen untuk buka mulut dipuji banyak warganet sebagai tindakan yang sangat berani. Pasalnya, HYBE adalah induk perusahaan dari agensinya, Pledis Entertainment.

Diterbitkan 29 Oktober 2024, 13:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pesan Tegas Seungkwan: Kami Bukan Barang Milikmu

Yang ingin saya sampaikan dengan tegas, adalah kami bukan orang yang bekerja dengan begitu mudah dan mulus sehingga dapat dinilai dengan enteng. Kami sudah merasakan cukup banyak rasa sakit, terpuruk, dan entah bagaimana akhirnya bisa diatasi, juga melakukan upaya gigih untuk menunjukkan yang terbaik di atas panggung untuk penggemar kami. Saya berharap orang-orang tidak menganggap remeh para idol.

Anda tidak memiliki hak untuk dengan mudahnya mengganggu kisah kami. Bukan hanya kami, tapi juga artis lain, kami bukan barang milikmu. Saya berharap Anda tak beranggapan bisa memanfaatkan dan menikmati kami sesuka hati.

Semua energi fisik kami terkuras, bahkan hanya lewat promosi acara musik selama seminggu. Walaupun melakoni banyak iklan, acara, pertunjukan, dan kegiatan lainnya, ada banyak rekan kerjaku yang menyapa saya dengan hangat dengan senyuman lebih dari yang kulakukan. Setiap kali itu terjadi, saya tersenyum dan menyapa mereka kembali. Hanya ini yang bisa kulakukan untuk mereka.

Ketika mereka menyapaku dengan senyuman cerah, momen itu sungguh berharga dan kusyukuri, bahkan sapaan yang kelihatannya formal dan diikuti sebaris pesan dari rekan kerja yang ditulis dalam album yang mereka berikan kepada saya, telah memberi kekuatan ketika saya lelah. Saya hanya berharap semua orang bisa bekerja tanpa terluka dan tetap sehat.

Menyukai Interaksi dengan Artis Lain

Saya juga menyukai budaya challenge. Entah apakah kami akrab atau tidak, membuat video challenge bersama, menarikan lagu masing-masing di tempat selain panggung, adalah hal yang indah dalam masa muda kita, menciptakan kenangan kecil bersama. Lebih baik lagi bila penggemar menikmati saat menontonnya. Meskipun kami tak saling kenal, saya sungguh senang bisa saling bertukar kata penyemangat sederhana dengan mengatakan, Hwaiting, di tengah suasana yang canggung dan memalukan di akhir pengambilan gambar.

Bertemu dalam perasaan saling menghormati dan bisa membantu meskipun hanya sedikit, adalah hal yang berarti dan patut disyukuri.

Saya memang harus berusaha terlebih dahulu, tetapi saya harap kita semua bisa sedikit lebih hangat. Menyaksikan dengan hangat, mendukung, mencintai, dan kalau kita memperlakukan satu sama lain dengan hangat, mungkin segalanya bisa sedikit lebih baik.

Saya benar-benar tidak ingin melihat siapa pun hancur dan akhirnya menyerah. Saya dengan tulus berharap kita berhenti memberikan luka yang tidak bisa kita pertanggungjawabkan. Saya tidak ingin melihat member, semua rekan kerja yang bekerja keras, para staf yang telah bekerja dengan tulus untuk kami, dan penggemar kami, kembali terluka. Kepada penggemar yang mencintai kami dengan hangat bahkan hingga saat ini, saya ingin mengatakan saya minta maaf dan saya mencintai Anda.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ratnaning Asih, Zulfa Ayu SundariTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan