Platform Streaming Kawan atau Lawan Bagi Perusahaan Rekaman, Begini Kata Pihak Warner Music Indonesia

Saat era digital berdampak pada industri musik, perusahaan rekaman menghadapi platform streaming. Pihak Warner Music Indonesia berbagi perspektif.

Diperbarui 30 Juni 2024, 23:56 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Peran Perusahaan Rekaman Kini

Pasalnya, semua data dan angka tergambar lewat jumlah views di YouTube maupun jumlah stream di platform streaming. Dalam kesempatan itu, Andri Parulian menyebut yang berubah akibat digitalisasi bukan hanya produksi album fisik.

Masih segar dalam ingatan, kali pertama ia bekerja di Warner Music Indonesia sekitar 3 tahun silam. Kala itu, Andri Parulian ngantor di Wisma Alia Jakarta. Suatu hari, ia menemukan sejumlah fail yang ternyata CD berisi demo rekaman.

"Pengalaman seperti itu yang enggak akan pernah kita lihat lagi di zaman sekarang. Dengan mudah orang mengunggah karya musik atau kover lagu artis favorit mereka ke jagat maya atau medsos,” papar Andri Parulian.

Orang bikin video demo nyanyi lalu mengunggah ke jagat maya sambil menyenggol akun medsos terverifikasi artis maupun perusahaan rekaman yang mereka dambakan. Peran perusahaan rekaman di sini, menyediakan tim ahli untuk membentuk mereka menjadi artis profesional.

“Kami mempertemukan mereka dengan produser dan komposer terbaik. Selain itu memasarkan dan mempromosikan mereka lewat jejaring yang kami punya. Hal-hal seperti itu belum dimiliki anak-anak muda indi yang memulai dari platform mereka sendiri,” pungkasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan